Mencegah Stunting dengan Makanan Tradisional
SR, Surabaya – Makanan tradisional mulai ditinggalkan oleh masyarakat karena dianggap tidak praktis dalam hal penyajiannya. Padahal makan makanan tradisional merupakan salah satu cara untuk meningkatkan gizi dan menurunkan stunting di masyarakat.
Makanan tradisional yang bisa dibuat dengan sangat bergizi adalah sayur lodeh dan sop. Makanan tersebut dapat mencakup lima warna sayur, seperti ungu dari terong, kuning dari wortel, hijau dari buncis atau labu siam, merah dari tomat dan lainnya. Warna sayur ini mempengaruhi zat aktif pada makanan tersebut.
Pemanfaatan bahan lokal yang tidak kalah gizinya adalah tempe. Karena tempe kaya akan protein yang bisa mencegah stunting dini. Hal ini dikarenakan nutrisi pada tempe mampu menghidupkan probiotik dan prebiotik yang membantu pertumbuhan anak.
Makanan yang difermentasi berguna untuk memfasilitasi koloni bakteri baik atau yang dikenal sebagai probiotik untuk memperbanyak diri. Sedangkan prebiotik merupakan asupan makanan yang menunjang pertumbuhan bakteri baik tersebut.
Menurut ahli teknologi pangan, Hindah Muaris, kampanye masalah pangan ini harus kembali digenjot khususnya kepada anak muda untuk memulai kebiasaan mengonsumsi makanan tradisional, sehingga diharapkan dapat menurun pada keluarganya kelak. (*/vi/red)
Tags: Hindah Muaris, makanan tradisional, prebiotik, probiotik, stunting
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





