Libur Nataru, Pengrajin Tahu Kuning Khas Kediri Kebanjiran Order 

Yovie Wicaksono - 29 December 2019
Proses pembuatan tahu kuning khas Kediri. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Musim libur Natal dan Tahun Baru (nataru), menjadi berkah tersendiri bagi pengrajin tahu di Kota Kediri.

Dalam seminggu terakhir ini, terutama menjelang Natal, pengrajin tahu yang ada di Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, kebanjiran order pembeli dari luar daerah.

“Kebanyakan konsumen langsung dari luar kota, datang kesini untuk beli oleh-oleh. Mereka datang dari Surabaya, Malang, Madiun. Masih sekitar Jawa Timuran sih,” kata putri dari pemilik usaha tahu di Kelurahan Tinalan, Purborini.

Purborini mengatakan, jika pada hari biasa sebelum liburan dalam sehari ia hanya memproduksi tahu kuning dan tahu putih sebanyak 5000 biji. Namun menginjak dua hari menjelang  libur nataru terjadi peningkatan daya beli hingga 50 persen.

“Perkiraan peningkatan pembeli sampai saat ini 50 persen dari biasanya. Biasanya produksi 5000 biji, sekarang naik 2000 hingga 2500 biji,” ujarnya.

Dikarenakan banyaknya permintaan dalam setiap hari, Purborini yang dibantu dengan tiga karyawannya mengaku kewalahan.

“Saat ini kekurangan tenaga, sebenarnya kalau tiga (karyawan) itu sudah mencukupi mengcover untuk hari biasa. Berhubung ramai seperti ini,” katanya.

Meski mengalami peningkatan pembeli, namun untuk harga masih tetap sama.

Satu biji tahu kuning khas Kediri dijual Rp1400 dan biasanya dijual per bungkus isi 10 biji Rp14.000. Jika pakai tempat besek dikenakan ongkos tambahan Rp2000.

Selain melayani pembeli yang langsung  datang ke tempat produksi, tahu kuning buatan Purborini ini juga melayani pesanan dari pedagang untuk dijual kembali. Dalam sehari ia bisa melayani pemesanan 16 hingga 20 besek, dimana dalam satu besek berisi 10 tahu.

“Kalau banyak seperti itu harus pesan dulu. Kalau dijual lagi ke pasar harganya gak sampai segitu, karena hitungannya kita kan titip. Titip orang untuk dijual lagi,” tandasnya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.