Kurangi Jumlah Pengangguran, FBM Adakan Pelatihan Tata Rias

Yovie Wicaksono - 9 April 2021
Pelatihan Tata Rias di SMK Negeri 6 Surabaya, Jumat (9/4/2021). Foto : (Super Radio/ Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Dalam rangka menyambut Hari Kartini sekaligus bagian dari upaya pemberdayaan perempuan di tengah pandemi Covid-19, Forum Beda tapi Mesra (FBM) menggelar Pelatihan Tata Rias di SMK Negeri 6 Surabaya, Jumat (9/4/2021).

Ketua Panitia, Retno Kusuma Wardani mengatakan, diselenggarakannya kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh masih banyaknya masyarakat, khususnya perempuan yang terdampak pandemi Covid-19.

“Karena pandemi Covid-19 ini, ibu-ibu yang sebelumnya wanita karir kini menganggur, lalu anak muda lulusan SMA juga tidak bisa melanjutkan sekolah, jadi akhirnya mereka yang seperti itu yang kita jaring mengikuti pelatihan yang kebetulan diadakan di SMKN 6 Surabaya ini,” kata Retno disela acara.

Kegiatan yang digelar secara cuma-cuma atau tanpa dipungut biaya ini berlangsung selama dua hari, dimana para peserta yang berjumlah 20 orang ini pada hari pertama diberikan pelatihan untuk riasan sehari-hari, dan keesokan harinya pelatihan untuk riasan malam hari ataupun pesta.

Kasi Kurikulum SMK Dinas Pendidikan Jawa Timur, Mudianto turut mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai salah satu solusi untuk mengurangi pengangguran. Terlebih, data Disnakertrans Jawa Timur menyebutkan, setidaknya ada 7.246 tenaga kerja yang terdampak pandemi Covid-19. Mereka adalah yang terkena PHK dan diputus kontrak kerjanya.

“Kehadiran FBM dalam rangka mencari solusi permasalahan ini perlu mendapat apresiasi yang tinggi. Jadi untuk para peserta semuanya monggo dimanfaatkan, jangan sampai berhenti hanya sekedar pelatihan saja, tetapi bagaimana agar setelah pelatihan ini bisa digunakan untuk menambah lapangan pekerjaan dan bisa bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bidang External Forum Beda tapi Mesra, Eddy Tarmidi Widjaja menambahkan, kedepan kegiatan seperti ini akan diadakan secara rutin tiga sampai empat kali dalam setahun untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat. “Jadi dengan membekali keterampilan seperti ini, mereka bisa memiliki kesempatan untuk membuka usaha sendiri,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Wakabid Pemuda, Olahraga dan Pariwisata DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.