KPU Jatim Mulai Hitung Perolehan Suara Tingkat Provinsi

Yovie Wicaksono - 5 May 2019
KawalPemilu2019

SR, Surabaya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur (Jatim) mulai menghitung perolehan suara Pemilu 2019 tingkat provinsi melalui rapat pleno terbuka provinsi yang digelar di Hotel Singgasana Surabaya pada 5-9 Mei 2019.

“Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan dilakukan mulai hari ini,” ujar Ketua KPU Jatim Choirul Anam kepada Antara di Surabaya, Minggu (5/5/2019).

Ia berharap proses yang akan dilalui hingga beberapa hari ke depan dapat berjalan lancar, damai dan sesuai jadwal.

Karena itulah, ia berharap kepada seluruh pihak untuk bekerja sama dengan baik dan mendukung proses rekapitulasi hasil penghitungan suara dari pemungutan suara yang diselenggarakan pada 17 April lalu.

“Mohon doanya dan kami harap dukungan dari seluruh pihak,” ucap mantan komisioner KPU Kota Surabaya tersebut.

Peserta yang akan ikut dalam proses rekapitulasi hasil penghitungan suara antara lain para saksi partai politik, saksi pasangan calon presiden dan wakil presiden, saksi calon anggota DPD RI, komisioner Bawaslu Provinsi, serta komisioner KPU tingkat kabupaten/kota.

Sementara itu, sebelum rapat pleno terbuka digelar, KPU Jatim menyelenggarakan rapat koordinasi bersama 38 KPU kabupaten/kota pada 3-4 Mei lalu.

Menurut Cak Anam, sapaan akrab Ketua KPU, rapat koordinasi sangat penting dilaksanakan untuk mempersiapkan sebaik mungkin proses menjelang akhir pemilu 2019.

“Saya bilang jelang akhir pemilu, karena setelah rekapitulasi di tingkat provinsi makan masih ada rekapitulasi di tingkat nasional, serta masih ada tahapan PHPU juga,” katanya.

Di sisi lain, dari dari proses pemantauan yang telah dilakukan provinsi, proses penyelesaian rekapitulasi di tingkat kabupaten/ kota di Jawa Timur cukup cepat.

“Saya yakin dan optimis rekapitulasi di tingkat provinsi, juga akan selesai sesuai dengan yang dijadwalkan,” katanya. (*/ant/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.