Korban Lumpur Lapindo Ziarah di atas Tanggul

Yovie Wicaksono - 4 May 2019
Warga Desa Siring, Porong, Sidoarjo, melakukan tabur bunga di atas tanggul titik 21, pada Sabtu (4/5/2019). Foto : (Super Radio/Nirwasita Gantari)

SR, Sidoarjo – Menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat Indonesia melakukan ziarah kubur atau nyekar. Hal tersebut juga dilakukan oleh para korban lumpur lapindo, yakni warga Desa Siring, Porong, Sidoarjo, pada Sabtu (4/5/2019).

Di atas tanggul titik ke 21, mereka mengirimkan doa dan tabur bunga untuk keluarga mereka yang makamnya telah terendam lumpur sejak 2006 silam.

“Disini kita mengirim doa kepada ahli kubur yang makamnya terendam disini, mengingat sesepuh yang dulunya mendirikan Desa Siring, serta berdoa untuk pemulihan lingkungan ini,” ujar salah satu warga Desa Siring, Harwati, kepada Super Radio.

Harwati mengatakan, momen ini sekaligus untuk memperkenalkan dan mengingatkan anak turun mereka tentang desa kelahirannya yang telah terendam lumpur.

“Ini juga untuk menyambung silaturahmi warga Desa Siring, meski sekarang kita tinggal berjauhan tapi kita tidak bisa dipisahkan dari daerah ini,” ujar perempuan berusia 43 tahun ini.

Kegiatan ini merupakan inisiatif warga setempat, yang telah dijalankan sejak 2006 hingga kini, dimana dalam satu tahun digelar dua kali, yakni menjelang Ramadan dan menjelang Idul Fitri. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.