Kini Empat Kabupaten dan Kota di Jatim Masuk Zona Merah

Yovie Wicaksono - 27 March 2020
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat merilis update penyebaran Covid-19 di Jatim di gedung negara Grahadi Surabaya, Jumat (27/3/2020). Foto: (JNR)

SR, Surabaya – Empat kabupaten/kota yakni Kabupaten Situbondo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember dan Kota Batu ditetapkan sebagai daerah Zona Merah Covid-19 sehingga daerah yang terjangkit di Jawa Timur (Jatim) totalnya berjumlah 13 daerah. 

“Ada tambahan empat daerah yang masuk Zona Merah Covid-19, yaitu Kabupaten Situbondo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember dan Kota Batu,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Jumat (27/3/2020). 

Sebelumnya, kabupaten/kota di Jatim yang sudah lebih dulu berstatus daerah terjangkit (Zona Merah) adalah Kota Surabaya, Kab Malang, Kota Malang, Kab Magetan, Kab Sidoarjo, Kab Blitar, Kota Blitar, Kab Gresik dan Kab Kediri. 

“Ada pola baru, daerah yang awalnya zona hijau (aman) bisa langsung berubah menjadi zona merah (terjangkit), kasusnya terjadi di Kab Situbondo,” jelas Khofifah. 

Selain penambahan daerah terjangkit, kata Khofifah jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 juga bertambah 7 orang sehingga totalnya menjadi 66 orang. 

“7 kasus baru positif Covid-19 itu terdiri dari 1 di Kab Malang, 1 di Kota Malang, 1 di kab Jember, 2 di Kab Situbondo, 1 di Kab Lumajang dan 1 di Kota Batu,” beber gubernur perempuan pertama di Jatim. 

Kendati demikian, Khofifah juga bersyukur karena pasien positif Covid-19 yang dirawat di Kediri ada 1 yang terkonversi negatif atau sembuh hari ini.

Kemudian seorang pasien positif Covid-19 asal Blitar meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit di Kediri.

Sementara hasil tracing untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), lanjut Khofifah juga bertambah 46 orang sehingga totalnya menjadi 267 orang. Kemudian untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga pukul 14.00 WIB bertambah 726 orang sehingga totalnya menjadi 3781 orang. 

Untuk antisipasi lonjakan pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan dan isolasi, Pemprov Jatim sudah menyiapkan 65 rumah sakit rujukan Covid-19. Bahkan hari ini bertambah lagi 8 sehingga totalnya ada 73 RS Rujukan Covid-19 yang tersebar di seluruh wilayah Jatim.

“Ada 2332 bed yang tersedia untuk ruang observasi maupun isolasi. Rinciannya, ada 645 bed untuk isolasi dengan ventilator dan 637 bed untuk isolasi non ventilator sehingga totalnya ada 1282 bed untuk isolasi,” ujar mantan Mensos RI ini.

Di sisi lain, pihaknya juga melaporkan bahwa alat Rapid Test sudah dibagikan ke 65 RS Rujukan Covid-19 sebanyak 9.580 alat Rapid Test dan 7020 alat Rapid Test lainnya dibagikan ke Dinkes Kabupaten/Kota di Jatim. 

“Baru ada 12 daerah yang melaksanakan Rapid Test hari ini, karena yang lain masih melakukan persiapan,” pungkas Khofifah. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.