Khofifah Berangkatkan 90 Bus Mudik Gratis 2023

Yovie Wicaksono - 19 April 2023
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memberangkatkan peserta Mudik Bareng Gratis 2023 di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Jalan Frontage A. Yani Surabaya, Rabu (19/4/2023) pagi. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 90 bus non ekonomi dengan total 3554 peserta Mudik Bareng Gratis 2023 di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Jalan Frontage A. Yani Surabaya, Rabu (19/4/2023) pagi.

Khofifah mengatakan, dari 90 bus, sebanyak 78 bus merupakan support dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan 12 bus lainnya dari Jasa Raharja.

Melalui program Mudik Gratis ini, lanjut Khofifah, selain membantu meringankan masyarakat untuk bisa pulang ke kampung halaman, juga keamanan pemudik betul-betul dijaga. Mulai dari kelayakan kendaraan hingga keamanan pemudik.

“Ini VIP lho, setiap jurusan ada mobil patwal yang mengawal, artinya ini semua warga-warga Jawa Timur keamanannya dijaga sepanjang perjalanan mudik. Saya pikir ini cara kita memberikan penghormatan dan kemuliaan dalam menjemput kemenangan Hari Raya Idul Fitri,” ujar Khofifah.

Selain itu, program ini juga bertujuan mengurangi tingkat kecelakaan akibat melonjaknya jumlah kendaraan saat mudik, serta mengurai kemacetan.

Sebelumnya, berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, disebutkan ada potensi 21,2 juta orang penduduk Jawa Timur (atau sama dengan 52,13 persen dari jumlah populasi penduduk Jawa Timur) akan melakukan perjalanan pada saat libur Lebaran nanti.

Dari 21,2 juta orang tersebut, sebanyak 5,8 juta orang memilih mudik/bepergian dengan sepeda motor.

“Betapa ini cukup efektif untuk mengurangi load dari traffic jalan raya. Kemudian insyaAllah keamanan kendaraan prima begitu juga penumpangnya,” kata Khofifah.

“Pesan saya, nggak usah didorong-dorong sopirnya untuk cepat sampai. Busnya insya Allah sudah dicek kelayakannya dan pelayanan sudah kita tingkatkan. Tinggal di perjalanannya bagaimana. Yang penting sampai rumah aman selamet sedoyo,” sambungnya.

Setidaknya, ada 17 rute bus yang berangkat dari Surabaya. Dengan rincian ke Tulungagung sebanyak 3 bus dengan penumpang mencapai 115, Trenggalek 7 bus dengan 271 penumpang, Magetan 10 bus dengan 400 penumpang, Madiun 8 bus dengan 320 penumpang, Ngawi 7 bus dengan 280 penumpang.

Tercatat penumpang tujuan Ponorogo adalah yang terbanyak dengan 14 bus berisi 560 penumpang. Kemudian disusul tujuan Pacitan 11 bus dengan 440 penumpang, dan Jember 5 bus dengan 199 penumpang.

Selain itu, ada pula rute ke Banyuwangi (Jalur Jember) 8 bus dengan 318 penumpang, Banyuwangi (Jalur Situbondo) 4 bus 156 penumpang, Tuban 1 bus dengan 40 penumpang, Sumenep 2 bus dengan 80 penumpang.

Lalu jurusan Bojonegoro 2 bus dengan 77 penumpang, Bondowoso 1 bus dengan 39 penumpang, Blitar (Jalur Malang) 2 bus dengan 66 penumpang, Nganjuk (Via Jalan Arteri) 3 bus dengan 120 penumpang, serta Blitar (Jalur Pare) 2 bus dengan 70 penumpang.

Sebelum memberangkatkan,  Khofifah menyempatkan diri menyapa para pemudik yang ada di dalam bus dan memberikan sejumlah bingkisan.

Pada pemudik, Khofifah menyampaikan salam hangatnya untuk disampaikan pada sanak keluarga di kampung halaman.

“Selamat mudik Lebaran, semoga lancar sehat selamat sampai tujuan. Salam hangat untuk keluarga tercinta di kampung halaman. Terima kasih juga untuk semua pihak yang telah membantu kelancaran Mudik Gratis ini. Mohon maaf lahir batin,” pungkasnya.

Salah satu peserta Mudik Bareng Gratis 2023, Sartini asal Bungurasih mengaku setiap tahun mengikuti program ini saat hendak pulang ke kampung halamannya, Ponorogo. Mudik kali ini, ia ditemani oleh keponakan dan juga anaknya.

“Alhamdulillah program ini sangat membantu. Daftranya pun mudah, kemarin saya tanggal 11 datang ke Dishub Jatim cuma membawa fotocopy KTP sama KK dan bukti sudah vaksin booster,” ujarnya.

“Ini sudah ke 5 atau 6 kali ikut program mudik bareng Pemprov, alasannya ya selain karena gratis, juga lebih nyaman karena kan dikawal petugas sampai tempat tujuan. Terus tidak perlu uyel-uyelan ke terminal untuk cari bus,” sambung Sartini. (fos/red)

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.