Khofifah akan Marathon Sertijab 14 Bupati/Wali Kota di Jatim

Yovie Wicaksono - 28 February 2021
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Pelantikan 17 kepala daerah dan wakil kepala daerah di Jatim hasil Pilkada Serentak 2020, telah digelar pada Jumat (26/2/2021) lalu di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. 

Guna mempercepat pelaksanaan rencana kerja dan program kepala daerah yang baru saja dilantik tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara marathon akan menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Bupati/Wali Kota di 14 kabupaten/kota di Jatim.

Kegiatan sertijab ini akan dimulai pada 1 Maret sampai dengan 7 Maret 2021. Adapun urutan sertijab di 14  kabupaten/kota tersebut, hari pertama dimulai dari Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo, dan Kota Pasuruan. Hari kedua, Kab. Jember, Kab. Situbondo, dan Kab. Banyuwangi. Untuk hari ketiga Kab. Malang, Kab. Blitar, dan Kab. Kediri. 

Selanjutnya hari keempat, Kab. Ponorogo, dan Kab. Ngawi, dan hari Kelima di Kab. Mojokerto. Dan hari keenam di Kab. Lamongan dan Kab. Gresik. Sedangkan untuk hari ketujuh di Kab. Sumenep.

Untuk diketahui, dari 17 kabupaten/kota tersebut hanya 14 daerah yang menggelar sertijab. Hal ini dikarenakan 3 daerah dijabat oleh petahana, yaitu Kota Blitar, Kab. Malang, dan Kab. Trenggalek. 

Peraturan ini sendiri sesuai yang tertuang dalam Perpres No. 16 Tahun 2016 Tentang Tata Cara Pelantikan, pada Pasal 13 Ayat 4. Dimana, disebutkan dalam hal gubernur, bupati, dan wali kota yang dilantik merupakan petahana dan tidak terdapat jeda penjabat gubernur, penjabat bupati, dan penjabat wali kota tidak dilakukan serah terima jabatan. 

Namun demikian, bagi 3 kabupaten/kota tersebut harus tetap melaksanakan rapat paripurna dalam rangka penyampaian pidato visi dan misi kepala daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Pada sertijab yang akan diselenggarakan nanti, juga sekaligus dilaksanakan rapat paripurna dalam rangka mendengarkan pidato kepala daerah yang sudah dilantik. Hal ini sengaja dilakukan, untuk mengefektifkan waktu di tengah kondisi pandemi Covid-19. Untuk pelaksanaannya, sebelum sidang paripurna berlangsung, maka akan dilakukan serah terima jabatan terlebih dahulu antara Plh. Bupati/Wali Kota kepada Bupati/Wali Kota yang telah dilantik. 

Terkait hal ini, Khofifah menyampaikan bahwa kegiatan sertijab tersebut sengaja digelar secara marathon.

“Kegiatan sertijab Bupati/Wali Kota ini memang kami laksanakan marathon, agar program kerja  yang disampaikan selama kampanye bisa segera direalisasikan. Terlebih masyarakat memang sudah sangat menunggu kerja nyata para Bupati/Wali Kota beserta para wakilnya yang memang baru saja kami lantik pada tanggal 26 Februari ini,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (28/2/2021). 

Khofifah menambahkan, nantinya kegiatan sertijab tersebut juga akan digelar dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Para undangan juga sangat terbatas. Ini penting, untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

“Jadi kami juga terus mengecek dan memastikan bahwa kegiatan sertijab sekaligus sidang paripurna yang digelar mulai besok Senin akan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat,” tegas Khofifah. 

Khofifah berpesan, agar semua pihak baik antara Pemerintah Provinsi, Kab/Kota maupun DPRD Kab/Kota bisa menjaga dan memastikan kegiatan tersebut berjalan lancar. Ini penting, karena hal ini juga bentuk adanya harmonisasi dan sinergi hubungan antara para kepala daerah dengan DPRD Kab/Kotanya. 

“Semoga Allah memberikan kemudahan dan kelancaran dalam acara tersebut. Karena ini merupakan bentuk upaya untuk memaksimalkan program, pengabdian dan dedikasi dalam rangka pembangunan daerah kedepannya, kami mohon doa kepada seluruh masyarakat Jawa Timur agar semua berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.