Ketika Pemuda Sidoarjo Bicara Sumpah Pemuda

Yovie Wicaksono - 28 October 2022

SR, Surabaya – Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober dimaknai beragam oleh tiga pemuda asal Sidoarjo, Shollahudin Azmi, Afi Pratama dan Refi Liani.

Berkaca dari isi Sumpah Pemuda, Azmi mempercayai, para pemuda di Indonesia memiliki peranan besar dalam kemajuan bangsa.

“Ya memang kan biasanya di Hari Sumpah Pemuda kita kan nggak ngapa-ngapain ya, paling sering ya 17 Agustus aja baru ada kegiatan. Akhirnya dari situ saya kepikiran, apa kita bikin suatu kegiatan aja ya. Saya ingin buat suatu wadah untuk anak muda khususnya anak muda Sidoarjo yang suka banget foto-foto atau tertarik di bidang fotografi,” ujarnya, Jumat (28/10/2022).

Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa, Azmi berkomitmen menjalankan komunitas yang dibentuknya agar berguna sebagai wadah bagi para pemuda di Sidoarjo untuk menyalurkan hobinya.

Sementara itu, Afi memiliki cara lain dalam memaknai Hari Sumpah Pemuda. Menurutnya, nilai-nilai persatuan  dalam peristiwa Sumpah Pemuda masih melekat dalam diri para pemuda masa kini.

“Seperti halnya mahasiswa-mahasiswa yang berdemo ketika ada isu. Dari situ kan menunjukkan kalau semangat persatuan itu masih ada, pemuda dari berbagai kampus dan organisasi berkumpul untuk menyatukan semangat,” kata dia.

Afi juga tidak melakukan perayaan khusus dalam peringatan Sumpah Pemuda. “Ya memang tau Hari Sumpah Pemuda itu kapan peringatannya dan seperti apa sejarahnya. Paling tidak mengerti sedikit. Kita sebagai mahasiswa juga enggak boleh melupakan sejarah,” ujarnya.

Berbeda halnya dengan Refi Liani, perempuan asal Sidoarjo yang saat ini menekuni bisnis kuliner. Ia meyakini pemuda di Indonesia dapat ikut andil untuk perubahan bagi bangsa di masa mendatang. 

“Saya rasa masih banyak sekarang, anak muda Indonesia yang kreatif. Mungkin dari sini bisa juga ditularkan ke teman-teman yang lain agar lebih kreatif dan bisa memberikan dampak positif dan pasti juga memberikan perubahan yang baik untuk Indonesia ya pastinya,” katanya.

Ia meminta para pemuda agar tetap semangat dalam berkarya dan juga membangun generasi muda yang kreatif serta inovatif dalam perkembangan bangsa di masa mendatang.

Seperti diketahui, 28 Oktober setiap tahunnya diperingati  sebagai Hari Sumpah Pemuda untuk memperingati Kongres Pemuda II yang digelar di Batavia (Jakarta) 94 tahun silam.

Dalam Kongres pada 27-28 Oktober 1928, berhasil  menciptakan ikrar yang dikenal sebagai ikrar Sumpah Pemuda, yaitu bertanah air satu, berbangsa satu dan  berbahasa satu.

Ikrar inilah yang menjadi semangat nasionalisme kebangsaan dan sebagai pilar terbentuknya kesatuan Indonesia. (fi/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.