Kesurupan Rentan bagi Remaja. Ini Penyebab dan Pencegahannya

Yovie Wicaksono - 4 August 2021

Cara menghadapi seseorang yang kesurupan

Ilustrasi

Danto menegaskan, saat menghadapi seseorang yang kesurupan, hal yang terpenting adalah harus tenang terlebih dahulu.

“Saat menghadapi orang kesurupan ada rasa takut dan khawatir itu wajar, tapi ketenangan kita itu diperlukan. Kalau kita tidak tenang, kita juga sulit menolong orang itu. Dan kalau kita sendiri tidak tenang, apalagi kalau kita tersugesti ya kita sendiri bisa kesurupan. Kalau kita tidak mampu, jangan dipaksakan,” tandasnya.

Kemudian, membawa seseorang yang kesurupan ke ruang yang tertutup agar jangan sampai menjadi tontonan, dilihat atau didengar orang lain, karena kesurupan bisa menular secara visual dan auditori.

“Harus segera dipisahkan, karena kalau dilihat atau didengar oleh orang lain yang juga rentan, mereka juga bisa ikut kesurupan,” tandasnya.

Dijelaskan, ketika seseorang dalam kondisi kesurupan, sebagian besar dari mereka tidak sepenuhnya hilang kesadaran, melainkan kehilangan kendali atas tubuhnya. Maka hal selanjutnya yang bisa dilakukan adalah memberikan sugesti ketenangan.

“Kemudian memberikan rasa aman dan nyaman pada orang itu tanpa syarat, tanpa penghakiman. Perlahan lahan itu nanti akan pulih. Bukan justru melakukan konfrontasi, karena reaksi pemberontakannya bisa jauh lebih kuat,” ujarnya.

Ia menegaskan, hal tersebut dilakukan jika kesurupan itu memang karena masalah kejiwaan, bukan karena kerasukan setan atau roh jahat yang biasanya memiliki ciri-ciri tersendiri, misalnya seseorang yang tiba-tiba bisa berbahasa asing diluar bahasa kesehariannya, menujukkan tanda-tanda fisik yang tidak bisa dijelaskan, seperti bisa melayang atau muncul goresan dan luka pada tubuhnya. (fos/red)

Tampilkan Semua

Tags: , , , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.