Anak-Anak Buruh Sidoarjo Dijanjikan Kuota 5 Persen Sekolah Negeri
SR, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyiapkan kuota khusus sebesar lima persen bagi anak-anak buruh dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah negeri. Kebijakan ini berlaku untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayah Sidoarjo.
Bupati Sidoarjo, Subandi, menyebut bahwa kebijakan itu menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sidoarjo dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.
Dia menegaskan, pemerintah daerah akan mengawal pelaksanaan program tersebut agar anak-anak dari keluarga buruh tetap mendapat akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
“Anak buruh harus ikut kami jaga agar bisa sekolah dengan baik. Ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan akan terus kami kawal sesuai arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujar Subadi usai memberangkatkan rombongan buruh asal Kabupaten Sidoarjo menuju Kota Surabaya, Jumat (1/5/2026).
Menurut dia, kuota khusus ini menjadi salah satu bentuk perlindungan sosial bagi keluarga buruh. Pemkab Sidoarjo ingin memastikan anak-anak buruh memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah di sekolah negeri.
“Salah satunya dengan mendorong kuota lima persen bagi anak buruh agar bisa mengakses pendidikan di sekolah negeri, mulai jenjang SD hingga SMP,” ujarnya.
Selain pendidikan, Pemkab Sidoarjo juga terus memantau perkembangan regulasi ketenagakerjaan di tingkat pusat. Subandi menyebut, pemerintah daerah mendukung aspirasi para buruh, termasuk terkait pembahasan aturan ketenagakerjaan yang dinilai lebih berpihak kepada pekerja.
“Tugas pemerintah daerah adalah mengawal tuntutan buruh, salah satunya terkait pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang berpihak pada pekerja,” katanya.
Tak hanya itu, menurut dia, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi para buruh melalui pelatihan rutin yang dibiayai APBD.
“Terkait pelatihan SDM, akan kami anggarkan minimal dua kali dalam setahun agar buruh memiliki peningkatan keterampilan,” pungkas Subandi. (*/red)
Tags: Anak buruh, kuota 5 persen, sidoarjo, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





