Kesurupan Rentan bagi Remaja. Ini Penyebab dan Pencegahannya
Cara mencegah kesurupan

Mengingat stres atau beban hidup yang berat membuat seseorang menjadi rentan mengalami kesurupan, Danto mengatakan, maka pengelolaan stres menjadi hal yang penting. Bisa dengan cara bercerita kepada orang lain (bisa orang terdekat atau yang dipercaya, maupun seorang profesional) untuk meringankan beban, maupun menulis buku harian sebagai proses penyembuhan diri dengan cara menyalurkan pikiran atau perasaan dalam bentuk tulisan.
Hal tersebut lantaran kesabaran manusia memiliki batas. Manusia juga tidak akan bisa membawa atau menanggung beban itu seterusnya.
“Anda harus mencari cara agar beban itu menjadi ringan, entah anda berani meletakkan beban tersebut, memaafkan orang yang menyakiti anda, atau lainnya. Karena anda adalah manusia biasa, kekuatan anda terbatas. Semakin lama anda membawa beban itu, maka mental anda akan runtuh dan kepribadian anda bisa terpecah sehingga bisa terjadi kesurupan tadi,” katanya.
Danto juga meminta agar seseorang tersebut mengambil tanggung jawab lebih besar untuk mengatakan, “bahwa kebahagiaanku adalah tanggung jawabku. Aku yang harus membuatku bahagia, bukan orang lain”.
Sementara itu, jika ada yang mengetahui seseorang sedang sedih, murung, atau mengasingkan diri, bisa mengambil peran dengan cara mengajaknya berbincang atau sekadar mendengarkan keluh kesahnya untuk setidaknya bisa sedikit mengurangi stres atau bebannya.
Tampilkan SemuaTags: Dosen Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Kesurupan, Kesurupan dalam psikologi, Kesurupan Rentan bagi Remaja, mencegah kesurupan, mengatasi kesurupan masal, Michael Seno Rahardanto, Penyebab kesurupan
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





