Kenali Manfaat Daun Jinten untuk Kesehatan

Yovie Wicaksono - 23 February 2021
Ilustrasi Daun Jinten. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Daun jinten (Plectranthus amboinicus) telah lama dimanfaatkan sebagai tanaman obat, khususnya pada pengobatan tradisional India. Manfaat daun jinten diklaim mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Khasiat ini didapatkan dari kandungan senyawa penting dan metabolit sekunder yang ada di dalamnya.

Beragam senyawa penting yang terkandung dalam daun jinten, di antaranya flavonoid, glikosida, fenol, tanin, dan steroid. Daun ini juga dikenal dengan nama mexican mint karena daun ini akan mengeluarkan aroma mint yang khas ketika dilumatkan.

Manfaat daun jinten

Kandungan nutrisi daun jinten juga tergolong lengkap. Selain mengandung air, protein, lemak, dan karbohidrat, daun ini juga mengandung sejumlah mineral penting bagi tubuh, seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, zinc, mangan, tembaga, dan selenium. Tidak hanya itu, daun jinten juga mengandung sejumlah vitamin yang baik untuk tubuh, yakni vitamin A, B, C, dan asam folat.

Di Jawa, daun jinten sering dimanfaatkan untuk mengobati bibir pecah-pecah dan luka di sudut bibir. Selain itu, daun jinten banyak digunakan sebagai obat-obatan herbal untuk mengobati berbagai penyakit. Melansir SehatQ, berikut ini adalah sejumlah manfaat daun jinten yang baik untuk kesehata.

1.Mengontrol diabetes

Jenis senyawa yang terkandung dalam ekstrak daun jinten mampu membantu mengatasi keluhan diabetes. Daun ini dianggap mampu menurunkan kadar gula darah sehingga dapat digunakan sebagai antidiabetes.

Manfaat lain daun jinten bagi penderita diabetes adalah membantu mempercepat penyembuhan luka. Daun ini memiliki kemampuan menurunkan risiko infeksi dan komplikasi. Sebuah studi menunjukkan, pemberian ekstrak daun jinten tidak hanya menurunkan kadar gula darah, tapi juga meningkatkan kondisi pankreas.

Selain itu, daun jinten juga dapat menurunkan kolesterol total dan trigliserida pada penderita diabetes. Sebaliknya, kadar kolesterol baik (HDL), total protein, dan kalsium turut meningkat secara signifikan.

2. Mengatasi gangguan pernapasan

Rebusan teh daun jinten dikenal berkhasiat mengatasi berbagai gangguan pernapasan, seperti asma, bronkitis, pilek, batuk, radang tenggorokan, dan nyeri sinus. Selain dibuat teh, daun jinten yang dikunyah juga dapat melegakan pernapasan.

Daun ini dapat menghasilkan jenis senyawa yang mampu bekerja sebagai ekspektoran untuk mengeluarkan dahak. Senyawa ini juga mencegah perkembangan bakteri dan patogen lainnya pada organ pernapasan.

3. Mengobati penyakit kulit

Salah satu manfaat daun jinten yang cukup populer adalah mengatasi berbagai penyakit kulit. Daun jinten memiliki fungsi antibakteri dan antiradang sehingga dapat digunakan untuk mengobati eksim, psoriasis, ketombe, dan sebagainya.

Tidak hanya itu, daun jinten sangat bermanfaat untuk mengatasi gigitan serangga. Daun ini bahkan dianggap mampu mengatasi gatal, kemerahan, dan peradangan dengan cepat. Senyawa dalam daun jinten dipercaya dapat mendorong regenerasi kulit dan peningkatan aktivitas sel kulit.

4. Mengatasi gangguan pencernaan

Minum teh daun jinten dapat mengatasi dan meringankan beragam masalah pencernaan, seperti perut mulas, sindrom iritasi usus (IBS), diare, mual, dan kram perut. Manfaat ini dihasilkan oleh senyawa-senyawa dalam jinten yang dipercaya mampu melancarkan dan menenangkan pencernaan.

5. Berbagai gangguan kesehatan lainnya

Di samping sejumlah manfaat di atas, masih banyak manfaat daun jinten lainnya untuk kesehatan tubuh, seperti meningkatkan kesehatan ginjal, meredakan stres dan kecemasan, meringankan nyeri haid, mengatasi sakit kepala, dan meringankan rematik.

Selain itu juga bisa meningkatkan penglihatan, memiliki aktivitas antimikroba, antijamur dan antibakteri, meredakan nyeri, mencegah penyakit kardiovaskuler, serta berpotensi menghambat perkembangbiakan sel kanker.

Tidak hanya lewat testimoni masyarakat, beberapa manfaat daun jinten juga didukung oleh berbagai penelitian. Meski demikian, studi lebih lanjut masih diperlukan, khususnya untuk klaim potensi antikanker.

Kebanyakan penelitian terhadap daun jinten pun masih terbatas pada hewan atau baru dilakukan dalam skala kecil. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk membuktikan lebih jauh berbagai manfaat daun jinten sehingga dapat digunakan dalam pengobatan secara terapeutik.

Walaupun hingga saat ini belum ditemukan efek samping, tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Jika Anda memiliki alergi pada daun mint, mungkin sebaiknya berhati-hati pada penggunaan daun jinten. Untuk ibu hamil dan menyusui, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi daun jinten. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.