Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI Korban Tanah Lonsor di Papua Nugini

Rudy Hartono - 27 May 2024
Usaha pencarian korban tanah longsor di Desa Yambali dan Provinsi Enga

SR, Jakarta – Kementerian Luar Negeri RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban bencana tanah longsor di Papua Nugini.

“KBRI Port Moresby telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan komunitas WNI. Sejauh ini, tidak terdapat informasi adanya korban WNI dalam bencana tersebut,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha melalui pesan singkat, yang diterima superradio.id, Senin (27/5/2024).

Judha menyatakan bahwa KBRI akan terus memonitor situasi di lapangan pasca bencana itu. Database lapor diri KBRI Port Moresby mencatat terdapat 1.317 WNI yang menetap di PNG.

Hotline KBRI Port Moresby dapat dihubungi melalui nomor telepon +67573963011

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) memperkirakan jumlah korban tewas akibat tanah longsor di Papua Nugini meningkat hingga 670 jiwa.

Kepala Misi IOM di Papua Nugini Serhan Aktoprak mengatakan bahwa revisi jumlah korban tewas didasarkan pada penghitungan oleh pejabat Desa Yambali dan Provinsi Enga bahwa lebih dari 150 rumah warga terkubur longsoran tanah, sedangkan perkiraan awalnya terdapat 60 rumah terdampak.

Pejabat lokal pada awalnya menyebut jumlah korban tewas pada Jumat (24/5/2024) yakni sebanyak 100 jiwa atau lebih.

Hanya lima mayat dan satu kaki dari korban keenam yang ditemukan pada Minggu, sementara tujuh orang, termasuk seorang anak, telah menjalani perawatan medis. (*/ant/red)

 

Tags: ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.