Keindahan Gua Suci, Peninggalan Majapahit

Yovie Wicaksono - 30 September 2021
Seorang pengunjung di Gua Suci, Tuban. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Tuban – Selain dikenal dengan wisata religinya, Tuban juga dikenal sebagai Kota Seribu Gua lantaran banyaknya gua yang tersebar di deretan Pegunungan Kapur Utara ini. Salah satunya adalah Gua Suci yang ada di Dusun Suci, Desa Wangun, Kecamatan Palang, Tuban.

Gua yang terletak di kawasan perbukitan kapur ini menyuguhkan pemandangan yang menawan, terlebih saat hari sedang terik, dimana cahaya matahari menerobos masuk melalui celah atap maupun mulut gua hingga muncul sebutan “cahaya dari surga” atau Ray of Light.

Belum lagi pahatan-pahatan kuno di dinding gua yang juga semakin memanjakan mata. Tak heran, apabila Gua Suci ini dijadikan tempat berfoto untuk para wisatawan.

Selain keindahannya, Gua Suci ternyata menyimpan sejarah tersendiri. Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat, gua ini merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang digunakan sebagai tempat pertapaan para raja.

“Bisa jadi juga sebagai tempat persembahyangan masyarakat yang pada saat itu masih memegang  kepercayaan agama Hindu,” ujar Ketua Komunitas Teropong Sejarah Tuban, Prayudha Wira Utama.

Tak hanya itu, gua ini juga disinyalir sebagai bekas tambang di era Majapahit. Yudha mengatakan, gua ini ditemukan sekira tahun 1990an.

Di dalam gua tersebut, pengunjung bisa menjumpai guratan di dinding gua yang membentuk angka tahun 1295 Saka (1373 Masehi) dari huruf Jawa Kuno.

“Selain itu, disini juga ditemukan relief wayang dengan cerita panji yang populer di era Majapahit. Kemudian ada relief hewan,” imbuh pengurus Badan Kebudayaan Nasional (BKN) Tuban biro situs dan cagar budaya ini.

Sayangnya, Gua Suci ini tidak dikelola dengan baik, sehingga semak belukar tumbuh disana-sini dan tidak adanya papan informasi yang menjelaskan tentang Gua Suci bagi para pengunjung. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.