Perlu Evaluasi, Layanan E-Ticketing Purabaya Masih Sepi Peminat

Rudy Hartono - 21 December 2024
Calon penumpang memotret barcode untuk bisa mengakses gate di Terminal Purabaya. (foto:hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Sidoarjo – Terhitung sejak Mei 2024 layanan e-ticketing Terminal Tipe A Purabaya diberlakukan. Sayangnya layanan yang mengharuskan penumpang lewat satu jalur atau one way tersebut masih belum maksimal.

Seperti diketahui, ada dua cara untuk mengakses gate yang ada. Pertama, penumpang bisa menunjukan barcode e-ticket bus yang dibeli di easybook vending machine terminal. Lalu cara kedua bisa dilakukan dengan memotret barcode yang ada di banner lobi terminal.


Penampakkan easybook vending machine untuk beli tiket secara digital di Terminal Purabaya. (foto:hamidiah kurnia/superradio.id)

Namun, banyak yang lebih memilih cara kedua untuk mengakses gate. Mesin pembelian tiket di terminal pun tampak sepi. Hanya terlihat satu hingga dua orang yang menggunakannya.

Humas Purabaya, Debby Tri Indah mengaku, hingga kini baru sekira 6 persen penumpang memanfaatkan layanan vending machine tiket tersebut. Sedangkan sisanya lebih memilih membeli tiket secara offline. “Masih ada yang manual untuk pembelian tiket, offline di dalam bus langsung,” ujarnya, Jumat (20/12/2024).

Disamping itu, hingga kini baru sekira 10 PO bus bergabung ke sistem e-ticketing. “Ada dua vending machine di terminal. Pertama milik salah satu PO Bus, kedua milik terminal yang berisi 10 PO bus kebanyakan yang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), tujuan Jakarta, Yogya, Bali,” sebutnya.

Untuk itu hal tersebut akan menjadi evaluasi bersama. Baik bersama PO bus maupun pihak terkait. “Saat ini memang masih banyak evaluasi. Pemberlakuan belum 100 persen karena banyak yang beli offline, itu jadi evaluasi kita,” pungkasnya. (hk/red)

 

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.