KBRI Ankara Siapkan Berbagai Kegiatan Daring Bagi WNI di Turki

Yovie Wicaksono - 17 April 2020
Dubes dan Konjen RI Selenggarakan Virtual Visit ke Seluruh WNI di Turki. Foto : (Istimewa)

SR, Ankara – KBRI Ankara mengadakan berbagai kegiatan daring bagi WNI di Turki guna mengisi waktu selama berada di rumah sejak awal April hingga Idulfitri. 

“Kami hanya mencoba membuat waktu lebih banyak di rumah ini bermanfaat buat semua WNI,” ujar Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal, Jumat (16/4/2020).

Iqbal mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan karena ingin mempertemukan tiga keinginan yang kuat dari WNI di Turki. Pertama keinginan untuk mengisi kekosongan waktu. Kedua, keinginan KBRI untuk menemani WNI dengan kegiatan bermanfaat. 

Ketiga, keinginan berbagai pihak di Indonesia untuk secara sukarela berkontribusi positif bagi masyarakat lebih luas dalam kondisi saat ini. 

“Kami sangat berterima kasih kepada para narasumber yang mau luangkan waktu di tengah kesibukan mereka,” ujarnya.

Adapun kegiatan yang akan dilakukan secara daring diantaranya mulai dari konsultasi dengan pakar psikologi Dian Oriza dan Analisa Widyaningrum, pakar gizi Nessa Wulandari, pakar kecantikan Dewi Inong Irana, hingga pakar kuliner terbaik Indonesia yakni William Wongso. 

Selain itu juga diselenggarakan diskusi edisi khusus Hari Kartini dengan Najwa Shihab dan edisi khusus Ramadan dengan Imam Besar Masjid Istiqlal, Profesor Nasaruddin Umar. Sejumlah kegiatan lain masih dalam persiapan hingga Idulfitri mendatang. 

KBRI juga mendorong kelompok-kelompok masyarakat Indonesia di Turki untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan bagi komunitasnya masing-masing. Mulai dari berbagai seminar, lomba, demo, pengajian maupun misa secara daring. 

Kegiatan-kegiatan tersebut disambut antusias oleh WNI di Turki. Ratusan peserta dari berbagai provinsi di Turki mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut.

“Karena ini dilakukan secara daring, kegiatan ini terbuka juga buat WNI di Indonesia. Banyak dari Indonesia yang ikut setelah mereka melihat informasi kegiatannya di laman sosial media KBRI,” ujar Iqbal.

Selain menggandeng KJRI Istanbul, kegiatan-kegiatan tersebut juga didukung oleh berbagai kelompok masyarakat Indonesia di Turki seperti Dharma Wanita, PPI Turki dan PPI Wilayah dan  paguyuban-paguyuban wanita Indonesia di Turki. 

Sekedar informasi, saat ini terdapat sekitar 4.500 WNI di Turki. Dimana 2.700 diantaranya adalah pelajar atau mahasiswa, 1.500 pekerja spa  dan sisanya adalah WNI yang bekerja di organisasi-organisasi internasional dan WNI yang menikah dengan warga setempat. 

Guna memberikan rasa aman dan mengetahui kondisi WNI, sejak Maret, KBRI dan KJRI juga terus  melakukan kunjungan secara daring kepada WNI di 81 provinsi yang ada di Turki. 

Dalam kunjungan secara daring tersebut KBRI dan KJRI menerima berbagai masukan, aspirasi dan pengaduan permasalahan. Kegiatan-kegiatan daring ini juga merupakan upaya KBRI untuk menampung aspirasi dari hasil  kunjungan-kunjungan tersebut. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.