Jelang Lebaran, Jasa Penukaran Uang Baru Raih Omset Jutaan Rupiah

Yovie Wicaksono - 17 April 2022
Rohim, salah satu penyedia jasa tukar uang baru di kawasan Bubutan Surabaya. Foto : (Super Radio/Hamidiah Kurnia)

SR, Surabaya – Tradisi memberi angpao saat lebaran kepada sanak saudara ternyata menjadi berkah tersendiri untuk para penjual jasa penukaran uang di Surabaya.

Hal inilah yang dirasakan Rohim, salah satu penyedia jasa tukar uang baru di kawasan Bubutan Surabaya.

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang sate itu, memilih beralih menjadi penjual uang baru tiap Ramadan, karena penghasilannya cukup menjanjikan.

Dalam 20 hari saja, ia bisa mendapat keuntungan hingga Rp 2 juta, dan dapat bertambah seiring mendekati hari raya Idulfitri. 

“Sudah 10 tahun lebih saya jual uang baru ini, karena saya senang jadi ditelateni,” ujarnya, Minggu (17/4/2022).

Pecahan uang baru yang ditawarkan juga beragam, mulai dari pecahan Rp 1.000 hingga Rp 20 ribu, lalu per kelipatan Rp 100 ribu akan dikenakan biaya penukaran Rp 10 ribu.

“Yang paling banyak dicari itu pecahan Rp 2.000 dan Rp 5.000,” ucapnya.

Tak jarang, dalam menjual uang baru, lanjutnya, perlu pintar-pintar memutar otak agar harga yang didapat dari pemasok bisa terjangkau. Sehingga, biaya penukaran juga tidak terlalu mahal untuk pembeli.

“Ini pasokannya dikirim. Biasanya setelah 10 hari puasa pasti harganya makin naik apalagi mau lebaran,” ucapnya.

“Kalau puasa dapat seminggu baru mulai jualan dari jam 09.00-15.00 WIB, ramainya nanti H-7 lebaran,” pungkasnya. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.