Ini Masalah Kulit saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Yovie Wicaksono - 12 March 2022
Ilustrasi ibu hamil. Foto : (Istimewa)

SR,  Jakarta – Perubahan kulit saat hamil adalah suatu hal yang normal.  Oleh karena itu,  wanita yang sedang hamil tidak perlu panik. 

“Ketika hamil,  semua perempuan akan mengalami peningkatan hormon,  terutama estrogen dan progesteron. Hal ini yang menjadi pemicu utama timbulnya beberapa perubahan pada kulit saat hamil,” kata Dokter Spesialis Kulit Kelamin, Hari Darmawan,  Sabtu (12/3/2022).

Ada beberapa masalah kulit yang terjadi pada saat hamil.  Pertama,  hiperpigmentasi dimana terjadi perubahan kulit di wajah,  seputar daerah puting susu dan daerah lipatan kulit seperti leher,  paha,  pantat dan ketiak akibat perubahan pigmen melanin.  

Menurut Hari,  bercak kehitaman ini biasanya akan menghilang jika sudah melahirkan, namun juga dapat timbul sampai beberapa tahun setelah melahirkan. 

“Penting banget untuk tetap menggunakan tabir surya atau sunscreen untuk mencegah flek muncul di kulit para ibu hamil,” katanya. 

Kedua,  selulit atau stretch mark.  Ini biasanya timbul pada perut,  bagian dada, dan juga pantat berwarna merah hingga keunguan.  Dikatakan, ini merupakan perubahan pada bagian kulit yang disebabkan oleh perenggangan dari kulit yang berlebihan. Stretch mark akan meningkat pada trimester ketiga. 

“Coba para Parents atur kenaikan berat badan agar tidak melonjak berlebihan,  sehingga stretch mark bisa diperkecil,” kata Hari. 

Masalah ketiga yaitu jerawat yang timbul atau semakin memberat dengan adanya kehamilan. Beberapa cara untuk mencegah jerawat yang dapat dilakukan diantaranya adalah dengan membersihkan wajah secara teratur,  minimal 2 kali sehari.  

“Parents harus hati-hati ya,  kalau timbul jerawat saat hamil jangan panik dan menggunakan skincare sembarangan.  Karena ada beberapa bahan aktif yang tidak boleh digunakan,” kata  Hari. 

Masalah keempat yaitu varises yang timbul karena adanya peningkatan hormonal yang mengakibatkan peningkatan volume darah. Varises bisa muncul di bagian wajah,  leher dan tangan.  Varises lainnya yang mengganggu dapat timbul di kaki,  vulva,  vagina dan juga di rektum (dapat terjadi ambeien). 

“Untuk mencegahnya yaitu batasi duduk dan berdiri dalam waktu yang lama,  jangan menyilangkan kaki sewaktu duduk,  elevasi (mengangkat kaki)  pada waktu tertentu,  berolahraga secara rutin,  dan hindari konstipasi,” katanya. 

Masalah selanjutnya saat hamil yaitu prurigo yang merupakan keluhan kulit yang disertai dengan gatal.  Kelainan ini berkaitan dengan perubahan sistem imun pada waktu hamil. Prurigo dapat hilang setelah beberapa bulan pasca melahirkan.

Menurut  Hari,  jika muncul keluhan gatal dan dirasa mengganggu, sebaiknya konsultasikan keadaan tersebut dengan dokter. Jangan menggunakan sembarang obat-obatan tanpa adanya pengawasan dokter. 

Masalah terakhir,  kata Hari,  saat hamil yaitu adanya gangguan siklus pertumbuhan dan kerontokan rambut yang diakibatkan perubahan hormon.  Menurutnya, jangan heran jika saat hamil terjadi pertumbuhan rambut yang lebat,  bahkan tumbuh rambut-rambut halus di sekitar wajah. 

“Bener ya kata pepatah yang mengatakan rambut adalah mahkota pada perempuan. Kayaknya stress banget ya kalau ada masalah pada rambut,  tapi tenang Parents,  ini merupakan hal yang wajar banget,  nanti juga akan sembuh sendiri,” kata Hari. (ns/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.