Hasto : “Soekarno Run” Melatih Budaya Sportivitas yang Kian Pudar

Rudy Hartono - 19 January 2025
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah) saat berlari ikut berpartisipasi dalam “Soekarno Run” 5 Kilometer di Surabaya, Minggu (19/1/2025). (foto:hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – Gelaran “Soekarno Run” resmi berakhir di Surabaya, Minggu (19/1/2025). Dalam event itu turut hadir Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiynto dan juga segenap pengurus PDI Perjuangan Surabaya, dan Jawa Timur.

Acara pun berlangsung meriah, “Soekarno Run” diikuti lebih dari 3000 peserta berbagai daerah dan doorprize menarik. “Dengan adanya ‘Soekarno Run’ semua membangun tekad yang kuat untuk berbakti bagi nusa dan bangsa membangun nusa dan bangsa,” kata Hasto Kristiyanto saat ditemui usai menyelesaikan lari 5 kilometer, Minggu (19/1/2025).

Hasto menyebut, gelaran yang menjadi rangkaian HUT ke-52 PDI Perjuangan merupakan contoh kecil dari prinsip sportivitas yang kini kian memudar. Terbukti, tiap peserta tertib mengikuti aturan yang berlaku diiringi semangat berolahraga. Seperti semboyan men sana in corpore sano yang memiliki arti jiwa yang yang sehat ada di dalam tubuh yang sehat. “Terus gantungkan cita-citamu setinggi langit bersama PDI Perjuangan kita songsong masa depan yang cerah,” tuturnya.

Disamping itu, tema “Berdiri di Atas Kaki Sendiri” juga memiliki makna mendalam. Hasto menjelaskan, tema itu merupakan turunan dari prinsip Indonesia yakni berdikari. Membuktikan bahwa jika ingin maju, kita tidak bisa bergantung dengan bangsa lain.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, diapit pengurus DPD Jatim, saat menyerahkan hadiah utama sepeda listrik kepada salah satu peserta Soekarno Run di Surabaya, Minggu (19/1/2025). (foto:hamidiah kurnia/superradio.id)

Niatkan Agenda Tahunan

Kesuksesan gelaran Soekarno Run menginspirasi Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, untuk menjadikannya sebagai agenda tahunan partai.

Menurutnya, Soekarno Run memiliki daya tarik yang kuat. Meski  persiapan dilakukan dalam waktu yang singkat, namun  berhasil menarik ribuan peserta, terutama bagi kalangan muda, seperti Gen Z dan milenial.

“Soekarno Run sukses luar biasa. Panitia melaporkan jumlah peserta mencapai 3.984 orang, padahal persiapannya hanya satu minggu. Publik sangat antusias, sehingga kami pastikan acara ini menjadi ritual tahunan. Insya Allah, pada Bulan Bung Karno nanti, kami akan mengadakannya kembali,” ungkap Said, Minggu (19/01/2025).

Lebih dari sekadar olahraga, Soekarno Run memiliki makna mendalam sebagai ajakan untuk membangun karakter bangsa. Said yang juga Ketua Banggar DPR RI menekankan bahwa acara ini sejalan dengan pesan Bung Karno tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara jiwa dan raga.

Lebih lanjut, Said menyebut bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret PDI Perjuangan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama generasi muda. Menurut Said, Soekarno Run bukan sekadar lomba lari, melainkan medium untuk menarik minat generasi muda agar lebih memahami nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno.

“Apa yang kami lakukan ini adalah cara menarik anak-anak muda untuk bersama kami, berbagi visi dan semangat yang sama dalam menjaga semangat berkarya. Dengan melibatkan mereka, kita berharap bisa menciptakan generasi yang lebih sehat, kuat, dan berkarakter,” pungkasnya. (hk/red)

 

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.