Protes Aktivitas Tambang, Warga Pasuruan Blokade Jalan

Rudy Hartono - 19 April 2026
Warga Desa Wrati, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur melakukan aksi spontanitas blokade jalan sebagai bentuk protes aktifitas tambang yang mengakibatkan jalan dan irigasi rusak, Jumat (17/4/2026). (net)

SR, Pasuruan — Warga Desa Wrati, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menutup akses jalan untuk truk tambang sebagai bentuk protes terhadap kerusakan infrastruktur, Jumat (17/4/2026). Aksi tersebut sempat melumpuhkan lalu lintas truk pengangkut pasir di kawasan itu.

Warga menutup jalan dengan potongan pohon yang dipasang melintang di badan jalan. Akibatnya, puluhan truk bermuatan pasir tertahan di kedua sisi jalan. Aksi spontan ini dipicu kekecewaan warga karena tuntutan mereka sebelumnya tidak direspons pengelola tambang.

Warga menilai aktivitas truk tambang yang melintas setiap hari telah merusak jalan desa. “Harusnya pemilik atau pengelola tambang tahu, kalau jalan ini rusak akibat hilir mudik truk,” ujar salah satu warga, Irfan yang dikutip kompas.com, Sabtu (18/4/2026).

Selain jalan, saluran irigasi di sisi jalan juga terdampak. “Dulunya lebar, sekarang menyempit. Jadi warga minta normalisasi irigasi dan jalan diperbaiki,” tambahnya. Polisi yang datang ke lokasi meminta warga untuk menahan diri dan mengedepankan dialog. Musyawarah kemudian dilakukan di kantor desa dengan melibatkan perwakilan pengelola tambang.

Dalam pertemuan tersebut, pihak tambang menyepakati sejumlah tuntutan warga. Perbaikan meliputi jalan desa, normalisasi saluran irigasi, hingga rencana pavingisasi. “Perbaikan irigasi insyaallah dimulai hari Senin,” ujar perwakilan pengelola tambang, Zainul. Setelah tercapai kesepakatan, warga membuka kembali akses jalan. Lalu lintas truk pengangkut pasir kembali berjalan dengan pengawalan aparat kepolisian. (*/red)

 

 

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.