Empat Tahun LGR, Hadirkan Kesenian Tradisional

Yovie Wicaksono - 10 January 2022
Penyerahan tumpeng oleh Ketua Paguyuban LGR Safroni kepada penanggung jawab Super Radio, Yovinus Guntur dalam peringatan HUT ke-4 LGR yang digelar di Sidoarjo, Minggu (9/1/2022). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Sidoarjo – Ada yang berbeda di peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Paguyuban Lenggang Gotong Royong (LGR).

Bertempat di Kolam Pancing Gafina Jaya Makmur (GJM), Kurek Sari, Waru, Sidoarjo, Minggu (9/1/2022), panitia acara yang mengenakan baju adat Jawa Timur mengarak tumpeng dan kue ulang tahun bak sepasang pengantin pria dan perempuan dalam upacara adat Bubak Kawah.

“Bubak kawah itu upacara adat yang dilaksanakan ketika orang tua mantu pertama, nah tadi kue tart dan tumpeng itu ibarat pengantinnya,” ujar Ketua Paguyuban LGR Safroni.

Dalam rangkaian itu juga ada loro pangkon yang diperagakan dua orang pemuda pembawa jago-jagoan yang dihias sedemikian rupa. Kemudian juga ada berbagai perabotan rumah tangga yang di rangkai pada bambu yang dipanggul dan diperebutkan para tamu.

Acara tersebut juga dimeriahkan tari remo, tari jejer Banyuwangi, hingga pencak silat.

“Alasan kami menghadirkan berbagai tradisi hingga tari-tarian tradisional ini adalah untuk menggali dan memperkenalkan tradisi yang sudah mulai terpendam,” kata Safroni.

Tak hanya itu, dalam kegiatan tersebut juga diadakan santunan kepada anak yatim piatu. “Jadi bukan hanya melestarikan kebudayaan yang ada, tapi di ulang tahun ke 4 LGR ini kami berharap bisa makin maju dalam hal apapun, termasuk dalam bidang sosial untuk membantu sesama,” lanjutnya.

Sementara itu, penanggung jawab Super Radio, Yovinus Guntur yang turut hadir, mengucapkan selamat ulang tahun untuk LGR dan berharap ke depan bisa saling bersinergi.

“LGR inikan mengusung semangat gotong royong, maka saya ingin mengajak ibu bapak semua untuk terus bersinergi dengan Super Radio, turut aktif meramaikan program-program kami. Sekali lagi kami ucapkan selamat ulang tahun untuk LGR, semoga makin jaya dan seduluran saklawase,” kata Yovi.

Sekadar informasi, Lenggang Gotong Royong adalah paguyuban yang berawal dari perkumpulan pendengar Super Radio, yang berkembang dan aktif melakukan kegiatan bakti sosial hingga sekarang. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.