Haru Orang Tua Wakili Anaknya Wisuda karena Meninggal
SR, Surabaya – Air mata haru menetes ketika nama Birul Dzakiri wisudawan S1 Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya disebut.
Birul sejatinya di wisuda Minggu (1/9/2024), namun Tuhan berkata lain, pria asal Mojokerto itu meninggal karena sakit.
Dengan membawa foto dalam pigora, kedua orang tuanya mewakilinya menerima ijazah. Ayah almarhum Birul yakni Mustain dan Ibunya Marodik secara perlahan berdiri. Kerutan diwajah terselip diantara duka yang masih terasa. Minggu kemarin Mahasiswa Informatika itu juga genap 40 hari dikebumikan.
Kedua orang tua Birul memasuki area wisuda dan menghampiri rektor Untag Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho.
“Saya atas nama Civitas Akademika. Saya selaku Rektor menyampailam turut berduka cita, sekaligus selamat atas kelulusan Ananda Birul Dzakiri S.Kom,” ucap Rektor Untag Surabaya Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, ketika menyerahkan ijazah Birul kepada kedua orang tuanya, Minggu (1/9/2024).
Rasa haru seketika itu mengemuka, selain orang tua Birul yang matanya berkaca-kaca, para wisudawan lainnya juga terlihat ada yang menyeka air mata.
“Ya Saya bangga pada anak saya. Badannya hanya panas saja. Dua kali saya bawa ke mantri, satu kali ke dokter,” ujar Ayah Birul dengan menahan tangis.
Mustain menjelaskan, dokter baru bisa mengetahui hasil diagnosa, setelah Birul menjalani transfusi darah sebanyak empat kantong. Dokter menyatakan, Birul mengalami infeksi darah.
Sementara itu salah satu penguji Birul, Supangat mengaku tidak menyangka mahasiswa nya pergi begitu cepat. Pria yang juga menjabat Wakil Dekan I Fakultas Teknik Untag Surabaya ini mencritakan Birul sosok yang ceria.
“Ceria dia. Terakhir komunikasi Juli lalu. Dari segi akademik juga pintar dia,” kenang nya.
Menurutnya, seperti mahasiswa pada umumnya, Birul juga termasuk sosok yang sederhana dan tidak banyak tingkah.
“Dia (Almarhum Birul) riset di daerahnya Mojokerto mengenai sistem pendukung keputusan pemilihan bibit bebek siap telur yang unggul dengan metode simple additive weighting, dan hasilnya bagus,” ungkapnya. (*/rri/red)
Tags: diwkili orang tua, superradio.id, universitas 17 agustus, wisudawan meninggal
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





