Hari Raya Paskah sebagai Penguat Solidaritas Sosial di Tengah Covid-19

Yovie Wicaksono - 12 April 2020
Ilustrasi. Misa Hari Raya Paskah di Gereja Katedral St. Petrus Bandung, Minggu (12/4/2020). Foto : (Youtube)

SR, Surabaya – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2020 kepada umat Kristiani dan berpesan agar menjadikan hari raya tersebut sebagai penguat solidaritas sosial di tengah pandemi Covid-19.

“Momentum ini diharapkan dapat menguatkan solidaritas sosial, gotong-royong, dengan membantu sesama dan mereka yang lemah serta membutuhkan, di tengah keprihatinan luas akibat pandemi virus corona,” kata pria yang juga Ketua DPRD Surabaya, di Surabaya, Minggu (12/3/2020).

Adi mengatakan, saat ini pemerintah dan masyarakat tengah berjuang untuk keluar dari krisis pandemi Covid-19, termasuk umat Kristiani di berbagai tempat telah turut aktif bergerak, menyatukan diri dalam kerja gotong-royong dengan masyarakat secara luas.

Salah satu yang sudah dilakukan, yakni kerja gotong-royong seperti penyemprotan cairan disinfektan sejak awal wabah virus corona, pembagian masker dan hand sanitizer atau cairan pembersih tangan, pembagian alat pelindung diri (APD) serta distribusi paket sembako kepada warga yang membutuhkan.

“Kita tidak tahu kapan krisis akan berakhir. Di sela-sela misa dan kebaktian perayaan Paskah, kita mendengar doa-doa yang dipanjatkan oleh seluruh umat Kristiani kepada Tuhan Raja Semesta Alam agar melindungi dan menyelamatkan umat manusia di muka bumi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pandemi Covid-19 telah menggerakkan seluruh kekuatan spiritual dan kemanusiaan serta seluruh kekuatan pemerintah dan masyarakat menyatukan diri agar kuat bertahan dan melampaui masa krisis pandemi Covid-19.

“Sekali lagi, selamat Hari Raya Paskah bagi umat Kristiani. Habis gelap, terbitlah terang. Paskah memberi energi dan harapan yang kuat agar kita mampu melampaui masa krisis Covid-19,” ujarnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.