Gus Ipin Keluarkan Surat Edaran Terkait Idulfitri. Berikut Isinya

Yovie Wicaksono - 18 May 2020
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (tengah). Foto : (Istimewa)

SR, Trenggalek – Guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19), Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Pelaksanaan Hari Raya Idulfitri di Tengah Pandemi Covid-19.

Surat Edaran Bupati Trenggalek Nomor 451/364/406.001.2/2020, tertanggal 18 Mei 2020 tersebut menyebutkan, penyelenggaraan salat Idulfitri di Masjid Agung Baiturrohman, Aloon-Aloon, Stadion Menak Sopal, dan Lapangan Sumbergedong untuk sementara ditiadakan.

Hal tersebut mengingat jamaah berasal dari berbagai lingkungan masyarakat heterogen yang sulit diprediksi apakah terdapat orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), orang tanpa gejala (OTG), pemudik atau yang lainnya.

“Demikian pula masjid-masjid yang berada di jalan protokol dengan potensi tingkat penularan yang tinggi dan susah diprediksi dengan mobilisasi orang yang sulit dibatasi, maka dianjurkan untuk salat Idulfitri berjamaah di rumah,” demikian isi surat edaran yang diterima Super Radio, Senin (18/5/2020).

Bupati Trenggalek yang akrab disapa Gus Ipin juga menegaskan tidak mengadakan open house pada Hari Raya Idulfitri di tengah pandemi Covid-19 ini.

Selain itu, dalam surat edaran tersebut, masyarakat diimbau agar tidak melakukan takbiran keliling dan cukup dilakukan beberapa orang di masjid atau musala dengan menggunakan pengeras suara. Sedangkan jamaah yang lain dianjurkan mengikuti bacaan takbir di rumah masing-masing.

Acara halal bihalal, silaturahmi, reuni, temu alumni yang lazim dilakukan ketika Hari Raya Idulfitri sebaiknya dilakukan melalui media sosial dan video call atau conference.

Kemudian kegiatan kupatan atau syawalan yang menyebabkan berkumpulnya banyak massa juga ditiadakan.

Serta melarang membuat, mendistribusikan, membunyikan atau menyulut dan memperjualbelikan segala bentuk petasan, balon udara, dan sejenisnya.

“Semua panduan tersebut di atas dapat diabaikan bila pada saatnya telah diterbitkan pernyataan resmi pemerintah pusat untuk seluruh negeri, atau pemerintah daerah untuk daerahnya masing-masing yang menyatakan keadaan telah aman dari Covid-19,” jelas Gus Ipin dalam surat tersebut.

Sesuai nota kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek dengan para tokoh agama di Kabupaten Trenggalek Nomor : 451/284/406.001.2/2020 tentang Panduan Beribadah di Tengah Pandemi Corona, Pemkab Trenggalek juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Trenggalek yang telah mematuhi aturan protokol kesehatan dan mematuhi surat nota kesepakatan tersebut.

Sekedar informasi, surat edaran tersebut ditujukan kepada Kepala OPD/Instansi se Kabupaten Trenggalek, Kepala Bagian Lingkup Setda Kabupaten Trenggalek, dan Camat se Kabupaten Trenggalek, dengan disertai tembusan kepada Anggota Forkopimda Kabupaten Trenggalek, Ketua Pengadilan Negeri Trenggalek.

Kemudian, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Trenggalek, Ketua MUI Kabupaten Trenggalek, Ketua FKUB Kabupaten Trenggalek, Lurah Sumbergedong, dan Takmir Masjid Agung Baiturrohman Trenggalek. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.