Gelombang 2, Kedatangan Santri Ponpes Lirboyo Capai 10 Ribu Orang

Yovie Wicaksono - 4 July 2020
Penerapan protokol kesehatan pada kedatangan santri ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Sebanyak 10 ribu santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri, Jawa Timur, dijadwalkan datang secara bertahap mulai Sabtu (4/7/2020) hingga Selasa (7/7/2020).

Khusus hari ini merupakan kedatangan gelombang ke dua, santri dari wilayah Pulau Jawa kecuali Kota Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Madura, Semarang dan Jabodetabek. Diperkirakan per harinya santri yang datang mencapai 2500 santri.

“Dari seluruh Indonesia, mengecualikan daerah yang kita anggap masih dalam zona merah. Surabaya Raya, Jabodetabek belum kita jadwalkan sama sekali,  mereka masih menunggu di rumah. Kedatangan gelombang ke dua ini selama 4 hari,” kata Ketua Pesantren Tangguh KH Abdul Muid Shohib, Sabtu (4/7/2020).

Selain dari daerah zona merah yang masih belum diizinkan kembali ke pondok sambil menunggu perkembangan lebih lanjut, ketentuan yang sama juga diberlakukan kepada santri yang berasal dari luar negeri.

“Dari luar negeri juga belum, karena kayaknya penerbangan dari luar negeri belum ada. Kita beri toleransi mereka,” tuturnya.

 

Ketentuan protokol kesehatan yang diterapkan  masih tetap sama, seperti halnya menyambut kedatangan para santri gelombang pertama beberapa waktu lalu, yakni sebelum datang ke pondok para santri ini diwajibkan untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing dan harus dibuktikan dengan surat keterangan dari pihak terkait.

Setibanya di pondok, ribuan santri ini tidak bisa langsung mengikuti pembelajaran, melainkan diwajibkan terlebih dahulu untuk mengikuti karantina selama 14 hari dengan penerapan protokol kesehatan.

Selama karantina dilakukan screening kesehatan dan pemberian suplemen setiap hari. Area karantina berada di luar komplek asrama santri (Gedung an Nahdloh serta Gedung Rusunawa). Saat di karantina para santri ini juga diberikan kegiatan pengajian, istighosah, serta mengajak mereka berolahraga untuk meningkatkan imun.

Lebih lanjut, ia merasa sangat bersyukur karena pada saat isolasi tahap gelombang pertama semuanya berjalan lancar secara umum. Dari hasil monitoring tim kesehatan, tidak ditemukan santri yang terinfeksi Covid-19 .

Sekedar informasi, jumlah keseluruhan santri di Pondok Pesantren Lirboyo saat ini sekitar 28 ribu. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.