Gelar Rakorbid Jaminan Sosial, PDI Perjuangan Jatim akan Optimalkan Penyaluran Bansos

Yovie Wicaksono - 12 September 2021

SR, Surabaya – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Bidang Perindustrian (Rakorbid) Ketenagakerjaan, dan Jaminan Sosial secara daring pada Sabtu (11/9/2021). 

Adapun yang hadir diantaranya Menteri Sosial RI Tri Rismaharini, Anggota Komisi VIII DPR RI Umar Bashor, serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Dr. Alwi, Wakil Bidang Ketenagakerjaan, anggota fraksi yang membidangi Kesejahteraan Rakyat, dan para wakil ketua PAC bidang Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan. 

Dalam pertemuan bersama sekira 424 peserta tersebut, telah dibahas sejumlah hal. Mulai dari cara menyatukan semangat untuk membantu mensukseskan program-program dari Pemerintah RI melalui Kementerian Sosial (Kemensos) dalam menyalurkan bantuan sosial ke masyarakat hingga permasalahan yang muncul di dalamnya. 

“Hari ini kita kumpulkan di acara ini untuk bisa menjadi kontroler, edukasi, bahwa bantuan sosial yang dikeluarkan oleh Kemensos ini adalah bantuan yang harus turun ke rakyat miskin. Kalau ketemu yang tidak sesuai sasaran, harus dicatat dilaporkan ke kepala desa, kecamatan,” kata anggota Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno.

Untari mengatakan, berdasarkan sensus BPS pada Desember 2020, Jawa Timur berada di posisi kedua tertinggi dengan 1,7 juta masyarakat yang berada di kategori miskin ekstrem di Indonesia. Hal inilah yang menjadi PR bersama. 

“Kemarin kita mendapat berita setelah pandemi ini, muncul rakyat dengan kategori miskin ekstrim. Ada tiga provinsi yang menempati posisi tertinggi yakni Jabar 1,8 juta, Jatim 1,7 juta, dan Jateng 1,5 juta orang,” ucapnya.

Untuk itu, penting adanya gotong-royong dari seluruh pihak, agar bantuan sosial (bansos) dapat tersalurkan tepat sasaran. Hal ini bisa dimulai dengan cara tiap anggota terjun ke lapangan melakukan update data status masyarakat miskin lalu dikoordinasikan dengan Dinas Sosial terkait untuk selanjutnya dilaporkan ke Kemensos.

“Ini penting sekali, karena di masa seperti ini tugas Pemerintah kali ini harus me recovery masyarakat yang paling miskin, dan itu sudah dilakukan oleh Pemerintah RI kita. Sehingga tugas kita adalah mengawasinya dengan baik agar tersalurkan dengan baik,” ucapnya yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim.

Momen pandemi Covid-19 ini, lanjut Untari, dapat menjadi kekuatan bagi partai untuk tetap kokoh dalam jati diri sebagai partai yang senantiasa melaksanakan ajaran bung karno, melaksanakan pancasila, gotong royong, hadir membantu masyarakat.

“DPD sudah membuat posko Gotong Royong untuk bagaimana kita terlibat sebagai entitas masyarakat di tengah pandemi ini, menjalankan tugas membantu untuk bisa mengkoordinir melalui jajaran partai politik, bahwa partai politik tidak hanya hadir saat akan kampanye, tapi selalu hadir untuk rakyat kapanpun,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakabid Industri, Tenaga Kerja, dan Jaminan Sosial DPD PDI Perjuangan Jatim, Hari Putri Lestari menyebut, pertemuan hari ini adalah awal untuk menindaklanjuti penanganan masalah yang terjadi di lapangan. 

“Acara hari ini adalah awal. Dengan adanya situasi Covid-19 kemudian isu kemiskinan yang tadi ada kenaikan akibat pandemi, dan program-program Kemensos yang saat ini banyak juga yang tidak diketahui, dan adanya media daring itu sangat menguntungkan kita bisa melibatkan sampai tingkat PAC,” kata anggota Komisi E DPRD Jatim ini.

Perempuan yang akrab disapa Tari itu menuturkan, permasalahan terkait bantuan sosial di Jatim yang sebelumnya terjadi seperti data double, dan lain sebagainya akan berusaha dibantu dengan memetakan peta masalah dan memperbarui data warga miskin di masing-masing wilayah Jatim. 

“Saat ini Kemensos sedang berbenah terkait carut marutnya data, jadi kader partai wajib menindaklanjuti program-program Pemerintah untuk membantu masyarakat miskin yang tidak mampu agar mendapat hak nya, dan nanti ada koordinasi antara DPC Kab/kota dengan DPD dan akan koordinasi dengan Pusat,” ucap perempuan yang juga menjabat sebagai Wakil DPD PDI Perjuangan Jatim.

Selanjutnya pihaknya berencana akan kembali melakukan Rakorbid dengan DPC, dan berharap perjuangan membantu warga miskin dapat terus berjalan.

“Harapannya setelah hasil pertemuan ini akan ada tindak lanjut dari DPC ke PAC, lalu ke Ranting sehingga masyarakat yang belum terdata kita bisa bantu advokasi pendataan, maupun ketika ada persoalan-persoalan sebagai kader partai maupun struktural sampai di tingkat Anak Ranting bisa mendampingi masyarakat umum,” pungkasnya. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.