DPRD Prioritaskan Kenaikan Honor Modin di Surabaya

Yovie Wicaksono - 10 November 2021
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Norma Yunita. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Norma Yunita mengatakan, saat ini kenaikan honor modin menjadi salah satu prioritas dalam pembahasan RAPBD 2022. 

Menurutnya, pekerjaan para modin ini cukup berat, sehingga honor mereka yang sebelumnya hanya sebesar Rp 400 ribu patut mendapat kenaikan.

“Prioritas dari Komisi D ini terkait kenaikan honor, utamanya untuk honor modin, honor bunda muda Paud, penghafal Al-Quran, dan penjaga makam. Untuk kenaikannya masih dalam perhitungan, kita hitung dari anggaran yang ada” ujarnya, Selasa (9/11/2021).

Apalagi, lanjutnya, saat ini kewajiban modin,  bukan hanya mengadakan pencatatan pengurus kematian, pendataan tentang nikah, talak, rujuk, hingga pengurusan cerai. Melainkan, juga melakukan administrasi melalui 3 aplikasi yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Ada tiga aplikasi yang diharuskan untuk digunakan modin, sehingga itu yang menyulitkan sebagai modin, penghafal al-quran. Tetapi mereka terhambat karena tidak bisa IT, dan banyak ustadz-ustadzah yang tidak punya gawai,” jelasnya.

 “Maka dari itu, saya meminta pada Pemerintah Kota kemarin apabila mereka yang tidak punya gawai atau gaptek bisa dipermudah,” sambungnya.

Ia pun berharap, kenaikan honor ini bisa mensejahterakan kehidupan modin, terlebih banyak diantara mereka yang tidak memiliki pekerjaan diluar itu. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.