DPRD Jatim Optimistis Pelaksanaan SPMB SMA/SMK 2025 Lebih Baik

Yovie Wicaksono - 2 June 2025
Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Untari Bisowarno

SR,Surabaya – Pengambilan PIN untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK mulai  Senin (2/6/2025), secara daring hingga 13 Juni 2025. Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno optimistis pelaksanaan SPMB 2025 akan lebih baik daripada tahun sebelumnya.

Salah satu faktor yang diperbaiki terkait zonasi yakni berhubungan jarak sekolah dengan domisili siswa, sekarang diubah dengan rayonisasi yang berhubungan dengan kewilayahan.

Dijelaskan rayonisasi itu per kelurahan, tidak lagi ditentukan oleh jauh atau dekatnya domisili rumah dengan sekolah. “Sistem rayonisasi ini sudah menyelesaikan soal jauhnya jarak rumah. Jadi SPMB sekarang ini memperbaiki sistem zonasi,”kata Untari usai menerima Koalisi Disabilitas Jatim di ruang rapat Komisi E DPRD Jatim, Senin (2/6/2025).

Ditambahkan, ada perbaikan kuota untuk jalur zonasi atau rayonisasi. SPMB tahun  2024 kuota zonasi dialokasikan terbanyak sebanyak 50 persen dari keseluruhan jalur masuk SPMB. Namun Kemendikmen telah memangkas kuota domisili tinggal 30 persen saja. “Dulu Zonasi kuotanya 50 persen kini diperkecil tinggal 30 persen. Kebijakan ini memberi  ruang dan kesempatan kepada anak-anak memilih sekolah SMA dan SMK yang ada di Jawa Timur,” kata Untari.

Dijelaskan Untari SPMB keseluruhannya ada empat jalur: domisi,  afirmasi, mutasi, dan prestasi. Terkait Jalur Prestasi, Kemendikmen menambahkan satu kategori lagi yakni memberi golden tiket bagi mantan ketua OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) dan penghafal Alquran (hafiz).

“SPMB sekarang ada jalur eksklusifnya yaitu diberikan kepada ketua OSIS dan hafiz atau penghafal Alquran. Ini menurut saya keren dan memang sepantasnya siswa yang masuk kategori ini layak diapresiasi karena mereka sudah bekerja keras,” pungkasnya.

Pendaftaran secara Daring

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai mengingatkan calon murid SMA/SMK bisa mengajukan pengambilan PIN melalui laman spmb.jatimprov.go.id sekaligus menentukan titik lokasi domisili rumah dengan aplikasi geolokasi secara mandiri.

Pihaknya mengingatkan agar calon murid baru sebaiknya tidak melakukan pengambilan PIN di waktu yang mepet dengan jadwal terakhir. Karena, setelah pengajuan, calon murid wajib mendatangi SMA atau SMK terdekat untuk verifikasi dan validasi berkas dokumen.

Bagi calon murid yang masih bingung dengan ketentuan SPMB 2025, pihaknya mempersilahkan untuk mendatangi tim helpdesk Dindik Jatim di kantor Jagir Sidosermo V Surabaya, atau bisa mengunjungi SMA/SMK terdekat untuk konsultasi. (ton/red)

 

Tags: , , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.