Dominasi Nama Lama, Ini Catatan DPRD Surabaya soal Pembentukan Tim Ahli Cagar Budaya

Yovie Wicaksono - 16 March 2022
Komisi D DPRD Kota Surabaya saat menerima jajaran Disbudparpora Surabaya untuk membahas Pembentukan Tim Ahli Cagar Budaya, Rabu (16/3/2022). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Adanya kekosongan tim ahli cagar budaya sejak Februari lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga serta Pariwisata (Disbudparpora) Surabaya mengusulkan sejumlah nama untuk di berikan Surat Keputusan (SK), sebagai tim ahli.

“Nama-nama itu tidak ada perubahan dari yang sebelumnya, cuma ada pergantian sekretaris,” ujar anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo usai bertemu dengan Disbudparpora, Rabu (16/3/2022).

Berdasarkan enam nama yang diusulkan itu, Cahyo menyebut, Komisi D memberikan sejumlah catatan. Pertama, pihaknya mengimbau agar Pemkot membuka kesempatan bagi warga Surabaya yang lain untuk bisa menjadi tim ahli sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan.

“Esensinya bagi kami adalah Pemkot membuka seluas luasnya kesempatan bagi warga Surabaya,” kata Cahyo.

Selain itu, Komisi D mengimbau pembentukan tim ahli cagar budaya segera diselesaikan. Pasalnya keberadaan tim tersebut sangat signifikan.

“Tim itu signifikan, dibutuhkan, khawatir ada kekosongan fungsi daripada Pemkot terkait cagar budaya,” ujarnya.

Menyikapi dominasi nama – nama lama, Cahyo menginginkan performa tim cagar budaya ini nantinya bisa lebih baik atau ditingkatkan dari kinerja sebelumnya. Maka, pihaknya pun meminta laporan kinerja mereka sebelumnya untuk dijadikan sebagai acuan.

“Tim ahli ini, sebelumnya juga dievaluasi dari Disbudparpora,” sambungnya. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.