Giliran 1.500 Sopir Truk Demonstrasi 2 Hari di Surabaya
SR, Surabaya – Sebanyak 1.500 massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) berencana menggelar demonstrasi besar-besaran di Kota Surabaya selama dua hari, mulai Rabu (29/4/2026) hingga Kamis (30/4/2026).
Aksi ini diperkirakan bakal membawa sekitar 900 unit truk yang akan memadati sejumlah titik jalan protokol di Ibu Kota Jawa Timur tersebut.
Ketua GSJT Jatim, Angga Firdiansyah, mengonfirmasi bahwa massa akan memulai pergerakan dari Rusunawa Jemundo, Sidoarjo, menuju titik kumpul di Bundaran Waru atau Cito sebelum bertolak ke lokasi sasaran.
“Ya kami demo di dua lokasi, berangkat dari Rusunawa Jemundo Sidoarjo lalu kumpul di Bundaran Waru atau Cito. Langsung menuju ke dua lokasi itu,” ujar Angga saat dihubungi, Selasa (28/4/2026). Adapun dua lokasi utama yang menjadi sasaran unjuk rasa adalah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus di Jalan Jagir Wonokromo dan Depo Pertamina di kawasan Jalan Perak Barat, Pabean Cantikan, Surabaya.
5 Tuntutan Gerakan Sopir Jawa Timur Dalam aksi demonstrasi yang berlangsung selama dua hari tersebut, GSJT membawa lima tuntutan utama yang ditujukan kepada pemerintah dan pihak Pertamina, yakni:
- Hapus barcode BBM bersubsidi.
- Stop kriminalisasi sopir terkait BBM subsidi.
- Stop pungli operator SPBU dan penyalahgunaan barcode BBM.
- Turunkan tarif tol bagi angkutan barang.
- Tangkap mafia BBM bersubsidi.
Persoalan Barcode BBM dan Dugaan Kebocoran Data Salah satu isu krusial yang diangkat adalah sistem barcode BBM bersubsidi.
Angga menjelaskan, para sopir kembali mengeluhkan pemblokiran barcode secara sepihak yang terjadi secara masif pada April 2026 ini. Masalah ini sebenarnya sempat dimediasi pada Desember 2025 silam, namun kini muncul kembali dengan jumlah terdampak yang lebih besar.
Pihaknya menemukan kejanggalan di mana kuota BBM seorang sopir tercatat sudah habis, padahal sopir tersebut belum melakukan pengisian pada hari itu. Muncul dugaan kuat adanya duplikasi atau penyalahgunaan data pribadi sopir oleh oknum tertentu. (*/red)
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





