Diperlukan Persamaan Persepsi tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Yovie Wicaksono - 15 August 2022

SR, Malang – Perkumpulan Peduli Buruh Migran bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI menggelar diskusi panel membedah ketimpangan pelaksanaan dan koordinasi antara pusat dan daerah dalam penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di masa pandemi, pada 14-16 Agustus 2022.

Koordinator Peduli Buruh Migran Lily Pujiastuti mengatakan, kegiatan ini bertujuan membuka ruang diskusi untuk menyamakan persepsi antara Pemerintah Pusat, Daerah dan masyarakat terkait penempatan dan pelindungan PMI di masa pandemi.

“Kemudian mendiskusikan kebijakan penempatan dan perlindungan PMI di tingkat Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah agar tidak terjadi tumpang-tindih,” ujarnya, Senin (15/8/2022).

Harapannya, melalui acara ini nantinya ada keselarasan persepsi antara Kemenaker dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Pemerintah Daerah dan masyarakat terkait penempatan dan pelindungan PMI di masa pandemi.

Kemudian adanya rekomendasi dalam pelaksanaan kebijakan penempatan dan perlindungan PMI di tingkat Kemenaker, BP2MI dan Pemerintah Daerah agar tidak terjadi tumpang-tindih.

“Lalu dapat terlaksananya koordinasi penempatan dan pelindungan PMI antara BP2MI dan Disnaker di tingkat daerah,” ujar Lily.

Terakhir, agar BP2MI dapat menjalankan tupoksinya sebagai pelaksana dari kebijakan Kemenaker sehingga terjadi sinergi dalam penempatan dan pelindungan PMI.

Sekadar informasi, acara tersebut dihadiri oleh Dirjen Binapenta Kemenaker RI, BP2MI, Dinas Tenaga Kerja, P3MI, calon PMI, NGO, hingga akademisi. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.