Debat Seru Emil dan Gus Hans Soal Keberadaan Transportasi Publik

Rudy Hartono - 19 November 2024
Calon Wakil Gubernur KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) dan Emil Elistianto Dardak (kanan). (foto kolase)

SR, Surabaya – Calon Wakil Gubernur nomor urut 2 Emil Elistianto Dardak memamerkan keunggulan transportasi Trans Jatim di lima koridor yang saat ini sudah mengakomodir masyarakat.

Hal tersebut ia sampaikan di sesi kelima gelaran debat terakhir Pilgub Jatim, Senin (18/11/2024). “Rutenya tidak pernah konflikting, ini sangat positif dan bermanfaat. Saya ingin meluruskan, kehadiran pemerintah melalui Trans Jatim apalagi terintegrasi,” ujarnya.

Menurutnya kehadiran pemerintah sebagai operator transportasi sudah sangat baik. Transportasi massal menjadi solusi ramah lingkungan dengan tarif terjangkau. “Hadirnya pemerintah sebagai operator itu tidak selalu berkonflik dengan yang murni swasta. Justru kita (pemerintah) by the service kita hanya menyediakan payment (pembayaran), sedangkan swasta hadir mengoperasikan,” tuturnya.

Menyanggah hal tersebut, calon wakil gubernur nomor urut tiga KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) lantas menanyakan fakta di lapangan yang berbanding terbalik.

Gus Hans menyebut, masalah transportasi tak hanya berpatok pada integrasi, melainkan pada keberpihakan pemerintah ke swasta. Selama ini, hadirnya transportasi publik pemerintah justru mematikan swasta. Pemerintah tidak merangkul pelaku transportasi seperti bemo dan bus lokal swasta. “Pelaku usaha transportasi lokal  mengelus dada karena kehilangan penumpang, transportasi swasta merasa haknya diambil. Penghasilan berkurang bahkan menjual bemo miliknya untuk bertahan hidup,” beber Gus Hans.

Menurutnya, dibanding sekadar operator, selayaknya pemerintah hadir sebagai regulator dan fasilitator untuk transportasi umum. Melibatkan pelaku usaha kecil dalam kebijakan, memberikan subsidi operasional tanpa mengurangi kualitas, keamanan, dan fasilitas dari seluruh transportasi umum. “Banyak (angkutan) lyn yang tidak jalan karena tidak cukup operasionalnya. Yang terbaik kalau perlu kita subsidi pelaku kendaraan umum agar total beroperasi,” cetusnya. (hk/red)

 

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.