Cegah Penularan COVID-19 dengan Membatasi Keramaian

Yovie Wicaksono - 15 March 2020
Ilustrasi. Foto : (Istimewa)

SR, Jakarta – Beberapa pemerintah daerah mengambil langkah cepat untuk mencegah penularan COVID-19 dengan membatasi penumpukan massa di beberapa area publik. 

Hal ini dilakukan sesuai dengan anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang pencegahan penularan virus COVID-19. Karena COVID-19 ini bisa menular ketika seorang penderita COVID-19 batuk atau bersin yang melepaskan tetesan cairan. Tetesan ini jatuh pada permukaan dan benda di dekatnya seperti meja, kursi atau pakaian bahkan langsung mengenai tubuh orang terdekat. 

Seseorang bisa terinfeksi COVID-19 dengan tidak sengaja menyentuh benda yang terkontaminasi cairan tersebut kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut. WHO menganjurkan untuk menjaga jarak aman dengan orang lain ketika berada di fasilitas umum sekitar 1,5 hingga 2 meter.

Beberapa obyek wisata di dunia ditutup sementara waktu untuk membatasi kerumunan yang bisa dengan cepat menularkan COVID-19 ini, antara lain Tembok Besar Tiongkok di Tiongkok, Tokyo Disneyland di Jepang, Taman Rekreasi Legend Siam di Thailand, Museum Nasional Korea di Korea Selatan dan Museum Louvre di Perancis.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, akan menutup beberapa obyek wisata di DKI Jakarta untuk pembersihan dan mengurangi penumpukan massa.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menutup obyek-obyek wisata yang yang dikelola oleh Pemprov Jakarta selama dua pekan mulai 14 Maret hingga 29 Maret 2020 dan meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor untuk 2 pekan ke depan. Hal ini dilakukan untuk pembersihan dengan cairan desinfektan serta mengurangi kerumunan massa. Selain itu diimbau kepada masyarakat untuk mengurangi kegiatan di tempat umum sebagai salah satu cara pencegahan penyebaran COVID-19,” ucap Anies. 

Sementara itu Walikota Solo F.X. Hadi Rudyatmo akan mengurangi berkumpulnya massa di tempat umum dengan menutup sejumlah obyek wisata, kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor ditiadakan, kegiatan-kegiatan yang akan mengumpulkan kerumunan ditunda dan menyiapkan tempat cuci tangan di mal, pasar dan lokasi strategis lainnya serta menyemprotkan cairan desinfektan di beberapa fasilitas umum lainya sebagai langkah mencegah penyebaran COVID-19 di Kota Solo.

Pembersihan beberapa obyek wisata ini sejalan dengan imbauan Kepala BNPB Doni Monardo kepada pemerintah pusat dan daerah, swasta hingga keluarga di rumah untuk rutin membersihkan lingkungan masing-masing guna mencegah penyebaran COVID-19. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.