DPD PDI Perjuangan Jatim Gelar Kaderisasi Tingkat Pratama

Yovie Wicaksono - 17 December 2020
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno. Foto : (Istimewa)

SR, Malang – Usai gelaran Pilkada, kini Badan Pendidikan dan Latihan Daerah (Badiklatda) PDI Perjuangan Jatim menggelar pendidikan kader tingkat pratama, mulai Rabu (16/12/2020) di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu. Acara tersebut diikuti utusan cabang Partai 38 kabupaten/kota se-Jatim.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno saat membuka acara tersebut mengatakan, pendidikan kader tingkat dasar ini bagian dari pada upaya Partai untuk melakukan kaderisasi yang sebenar-benarnya.

“Dalam pilkada kemarin, kader kita banyak yang bisa memenangkan pilkada di daerahnya masing-masing. Itu bagian dari proses kaderisasi yang selama ini kita perbuat,” kata Untari.

Sebagai kader partai politik, tambah Untari, tidak boleh berhenti bernafas untuk terus berada di tengah-tengah masyarakat. 

Melalui sekolah kader ini, tambah dia, para peserta setelah mendapat gemblengan ideologi Partai, saat terjun di tengah masyarakat, akan siap menjadi pelayan masyarakat yang baik.

“Mereka akan memberikan pendidikan politik, memberikan wawasan supaya kemudian kita bisa memiliki hubungan yang baik dengan masyarakat,” paparnya.

Pada kesempatan itu, perempuan yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur inipun membeberkan kemenangan Banteng di 11 kabupaten/kota di Jatim pada Pilkada 2020. 

“Sebenarnya kita targetkan menang di 13 daerah, tapi kemudian hanya sebelas yang kita raih. Meski demikian, kita puas karena berhasil menang di beberapa daerah baru yang selama ini kita belum pernah menang,” terangnya.

Tiga daerah yang berhasil direbut jago PDI Perjuangan, adalah Situbondo, Ponorogo dan Gresik. Menurutnya kemenangan ini berangkat dari kemauan masyarakat yang antusiasnya tinggi.

“Kalau melihat target seperti memang tidak sesuai target tapi melihat kepuasan masyarakat contoh Situbondo Ponorogo dan Gresik yang bisa membuat masyarakat berpikir ‘oh ada nuansa baru, ada kelebihan baru’ yang ditawarkan PDI Perjuangan dan teman-teman koalisi dan ternyata kita bisa. Itulah sebenarnya kekuatan rakyat menjadi penentu dari proses ini,” ujarnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.