Cara Pemkot Surabaya Cegah Penularan Covid-19 di Kalangan Lansia

Yovie Wicaksono - 28 September 2020
Ilustrasi. Foto : (Antara)

SR, Surabaya – Guna mencegah terjadinya penularan Covid-19 di kalangan lansia, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Puskesmas dan Posyandu Lansia memberikan vitamin gratis agar imunitas tubuh lansia tetap terjaga, serta memberikan pulse oximeter (alat pengukur kadar oksigen). 

“Karena itu Pemkot melalui puskesmas menyiapkan vitamin yang bisa didapatkan dengan gratis untuk para lansia, di Puskesmas maupun melalui Posyandu-posyandu lansia,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Senin (28/9/2020).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya sejak 3 – 4 hari ini, jumlah kumulatif pasien confirm Covid-19 sekitar 30 persen lansia. Risma mengaku, pihaknya saat ini terus melakukan tracing dari mana mereka bisa tertular. Sebab, usia di atas 70 tahun relatif kecil untuk pergi keluar rumah.

“Kami melalui Puskesmas dan saya masih mencoba mencari tahu dari mana mereka tertular. Karena kalau dilihat dari usia segitu, mereka relatif kecil kalau pergi-pergi keluar rumah,” kata Risma.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini kembali mengingatkan kepada masyarakat agar mewaspadai penularan yang bisa saja terjadi di lingkungan keluarga. Oleh sebab itu, ia berpesan agar warga dapat semaksimal mungkin menggunakan peralatan pribadi untuk diri sendiri. 

“Misalkan, piring itu kita gunakan satu, iya itu terus kita gunakan, kemudian sendok dan sebagainya. Kalau bisa ditangani sendiri,” tuturnya.

Tak hanya lansia, Risma menyebut, berdasarkan data Dinkes, anak-anak muda yang terkena Covid-19 di Surabaya juga sekitar 30 persen. Karenanya, ia mengimbau masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pula cara bersosial dengan masyarakat.

“Karena itu sekali lagi saya mohon, untuk mempercepat memutus mata rantai pandemi ini kita harus disiplin dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk cara kita bersosialisasi, jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan itu harus kita patuhi bersama,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.