Capres 01 Unggul dalam Penghitungan Suara KPU Kota Kediri

Yovie Wicaksono - 30 April 2019
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara, yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, Jawa Timur, pada Selasa (30/4/2019). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara, yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, Jawa Timur, pada Selasa (30/4/2019), menunjukkan pasangan calon (paslon) Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin unggul dengan perolehan sebanyak 143.991 suara.

Sementara paslon nomor urut 02 Prabowo – Sandiaga Uno hanya mendapatkan 38.995 suara.

Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofik mengatakan, pelaksanaan  rapat pleno terbuka tersebut semua saksi yang hadir telah menyetujui  dan tidak ada satupun yang protes sehingga pelaksanaan rekapitulasi berjalan lancar.

“Hasilnya alhamdulilah semua saksi menyetujui dan tidak ada yang protes keberatan, sehingga benar-benar mulus berjalan lancar. Pilpres di Kota Kediri paslon 01 mendapatkan sebanyak 143.991 suara, sedangkan paslon nomor urut 02 memperoleh suara sebanyak 38.955. Itulah hasil Pilpres di Kota Kediri dalam pemilu 2019,” ujarnya.

Setelah proses rekapitulasi selesai, KPU Kota Kediri memberi kesempatan pertama kepada para saksi, untuk menandatangani berita acara, kemudian KPU Kota Kediri menyampaikan hasil penetapan perolehan suara kepada jajaran Bawaslu, kemudian dikirimkan ke KPU Provinsi Jawa Timur.

Sementara untuk hasil pemilihan calon anggota DPRD Kota Kediri sudah langsung bisa ditetapkan dalam bentuk surat keputusan.

“Untuk empat jenis pemilihan direkap di tingkat Provinsi. Hasil pemilihan calon anggota DPRD Kota Kediri sudah langsung kami tetapkan dalam bentuk surat keputusan,” ujar pria yang akrab disapa Gus Rofik ini.

Ia menambahkan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara, KPU Kota Kediri hanya memiliki wewenang untuk menetapkan hasil perolehan suara di Kota Kediri.

“Kami saat ini baru menetapkan hasil perolehan suara. Belum pada tahap penetapan calon terpilih. Nanti akan dilakukan secara nasional hasil Pemilu itu, ditetapkan oleh KPU RI. Baru kami akan setelah itu ada perintah untuk menetapkan calon terpilih dan perolehan kursi. Saat ini baru tahap untuk menetapkan hasil perolehan suara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus Rofik menjelaskan, jika partisipasi pemilih masyarakat Kota Kediri pada pemilu 2019 sangat tinggi, yakni mencapai 86,19 persen dan melebihi target yang telah ditetapkan oleh KPU  RI yakni 77,5 persen.

Tingginya partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019, dikarenakan banyak faktor diantaranya gencarnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak penyelenggara Pemilu mulai dari  KPU, PPK, PPS, relawan demokrasi, masyarakat umum, tokoh agama dan juga peran aktif dari pihak keamanan yang ikut berpartisipasi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.