Berkah Ramadan, Pengrajin  Bedug Kediri Kebanjiran Order

Yovie Wicaksono - 2 June 2019
Proses pembuatan bedug. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Bulan suci Ramadan menjadi berkah tersendiri bagi pengrajin bedug. Meski bulan suci Ramadan tinggal beberapa hari lagi, pengrajin bedug di Desa Mondo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sivaur Rizal masih tetap kebanjiran order.

Menurutnya, dibandingkan pada bulan biasa  ada peningkatan sebanyak dua kali lipat untuk permintaan pembuatan bedug pada bulan Ramadan.

Sivaur Rizal menjelaskan, pemesan paling banyak datang dari sekitaran Kediri meliputi, Blitar  Tulungagung hingga Surabaya. ” Alhamdulillah puasa ini ada peningkatan 50 persen lebih. Jika biasanya satu sampai dua bedug dalam sebulan, saat ini ya bisa lima sampai enam bedug,” ujarnya kepada Super Radio, Minggu (2/6/2019).

Guna memenuhi pesanan konsumen agar cepat selesai pengerjaanya,  Sivaur Rizal harus bekerja ekstra. Dalam proses pembuatannya sendiri, bedug membutuhkan waktu selama tujuh hari.

Harga bedug dijual dengan bervariatif tergantung besar kecilnya ukuran. Harga terendah dibandrol Rp 5 juta untuk ukuran diameter 50 centi meter, dan harga tertinggi Rp 45 juta untuk ukuran paling besar berdiameter 1 meter dengan panjang 1,6 meter.

Disaat ramai pesanan , disatu sisi pengrajin bedug juga memiliki kendala, yakni bahan baku yang sulit di dapat terutama kayu trembesi. Keberadaan kayu trembesi pada jaman sekarang sangat sulit dicari. Sementara bahan baku lainnya seperti kulit sapi masih mudah di dapat.

Sekedar informasi, Sivaur Rizal merupakan generasi kedua dari penerus usaha sang Ayah, Muksim yang dirintis sejak 1988 silam. Hasil kolaborasi buah karya bapak dan anak tersebut menghasilkan kualitas bedug yang mumpuni dan kualitasnya sudah diakui. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.