Bendera Raksasa Dikibarkan di Tebing Kapur Sekapuk Gresik
SR, Gresik – Bendera Merah Putih berukuran 5 x 15 meter dikibarkan di tebing kapur kawasan Wisata Sekapuk Smart Land, Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur, Senin (17/8/2026).
Pengibaran bendera raksasa tersebut menjadi bagian dari upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang digelar jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ujungpangkah.
Camat Ujungpangkah Shofwan Hadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah pihak dan sengaja digelar di kawasan wisata untuk kembali menarik perhatian wisatawan.
“Ide awalnya itu sebulan sebelum pelaksanaan, di mana saya sempat bertemu dengan Pj Kades (Kepala Desa), warga, dan para pelaku UMKM yang ada di sana (lokasi). Mereka sempat bercerita, jika kondisi wisata di tempat mereka kini sepi, tidak seramai dulu,” ujar Shofwan saat dihubungi, Selasa (18/8/2026).
Menurut Shofwan, upacara biasanya digelar di halaman Kantor Kecamatan Ujungpangkah. Namun, tahun ini lokasi upacara dipindahkan ke kawasan Tebing Bukit Kapur Sekapuk.
Keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi dengan pemerintah desa, warga, serta pelaku UMKM yang terdampak sepinya kunjungan wisatawan.
“Bagaimana cara agar wisata di sana supaya dapat kembali menjadi perhatian, dapat kembali ramai dikunjungi wisatawan, maka kemudian muncul ide tersebut,” kata Shofwan.
Berharap wisata kembali ramai Shofwan menyadari, menghidupkan kembali aktivitas wisata di kawasan tersebut tidak cukup hanya dengan menggelar kegiatan seremonial.
Menurut dia, masih diperlukan pengembangan dan penambahan daya tarik wisata agar pengunjung kembali berdatangan. “Apa yang telah kami lakukan memang masih butuh lanjutan, karena untuk menarik wisatawan datang berkunjung tetap dibutuhkan tambahan spot baru, tidak sekedar apa yang sudah ada saat ini,” ucapnya.
Selain menjadi upaya mempromosikan kawasan wisata, pengibaran bendera di tebing kapur juga melibatkan mahasiswa pecinta alam Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Mapalsa). Shofwan mengatakan, keterlibatan Mapalsa juga tidak lepas dari latar belakangnya sebagai pencinta alam. “Kebetulan saya kan juga pencinta alam, jadi kemarin itu adik-adik (junior) saya di pecinta alam yang bantu pengibaran bendera,” terangnya.
Sempat tersangkut karena angin Perwakilan tim pengibar bendera, Hamdani Al-Faruq, mengatakan pengibaran bendera berukuran besar tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi timnya. Menurut dia, kondisi tebing dan hembusan angin menjadi tantangan utama selama proses pengibaran.
“Ini pengalaman pertama kami melakukan pengibaran bendera dengan ukuran seperti ini. Sempat kecantol atau tersangkut, bendera sempat terlepas karena angin. Kendala utamanya memang angin,” tutur Hamdani.
Meski sempat mengalami kendala, proses pengibaran bendera akhirnya berjalan dengan aman. Hamdani mengatakan, aspek keselamatan menjadi prioritas tim selama menjalankan kegiatan tersebut. “Safety tetap nomor satu. Kami senang bisa mengibarkan bendera besar dalam momentum HUT ke-81 RI,” jelasnya. (*/red)
Tags: Bendera raksasa, gresik, superradio.id, tebing sekapuk
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





