Benda Bersejarah Rapuh Kurang Terawat, Museum di Sampang Sepi Pengunjung

Rudy Hartono - 14 October 2025
Sebagian benda di museum mini milik Pemkab Samoang yang berada di di kompleks pemakaman Rato Ebuh, Kampung Madeggan, Kelurahan Polagan Kota Sampang. (foto: rri)   

SR, Sampang – Museum Mini Sampang yang berada di kompleks pemakaman Rato Ebuh, Kampung Madeggan, Kelurahan Polagan, kini tampak sepi dan kurang terawat.

Bangunan sederhana yang dikelola Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) itu menyimpan puluhan benda bersejarah yang mulai rapuh dimakan waktu.

Kepala Bidang Kebudayaan Disporabudpar Sampang, Abdul Basith, mengatakan bahwa pengembangan museum masih terkendala anggaran.

“Kami berupaya menjaga koleksi yang ada agar tidak rusak, meski dengan keterbatasan anggaran dan fasilitas yang belum memadai. Pengembangan museum masih kami lakukan secara bertahap,” ujarnya, Senin (13/10/2025).

Ia menambahkan, museum mini diharapkan dapat menjadi ruang edukatif yang mengangkat nilai sejarah Sampang.  “Harapannya museum ini bisa menjadi simbol pelestarian budaya di masa depan dan menarik minat generasi muda untuk mengenal sejarah daerahnya,” tuturnya.

Sementara warga Polagan, Junaidi, menilai keberadaan museum tersebut belum mencerminkan identitas daerah.  “Koleksinya sedikit, bangunannya sederhana, dan hampir tidak ada informasi tentang asal-usul benda bersejarahnya,” katanya.

Menurut Junaidi, kondisi museum yang sepi dan kurang terawat membuat minat masyarakat untuk berkunjung semakin menurun.  “Sayang sekali, tempat ini seharusnya menjadi kebanggaan masyarakat Sampang, bukan sekadar bangunan yang sunyi tanpa makna,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah segera melakukan pembenahan menyeluruh agar museum tidak kehilangan daya tarik dan makna sejarahnya. “Kalau terus dibiarkan seperti ini, generasi muda tidak akan tahu betapa kayanya sejarah Sampang,” katanya, mengakhiri. (*/rri/red)

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.