Begini Aturan Naik Kereta Api Pada Masa Nataru

Yovie Wicaksono - 18 December 2021
Ilustrasi. Suasana di Stasiun Surabaya Gubeng, Kamis (19/3/2020). Foto : (Super Radio/Fena Olyvira).

SR, Surabaya – Dalam rangka menekan potensi penyebaran Covid-19, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperketat syarat naik kereta api (KA) di masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Ketentuan syarat naik kereta api diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 112 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

Adapun aturan perjalanan KA Jarak jauh untuk penumpang usia diatas 17 tahun, wajib melakukan vaksin lengkap, menunjukkan RT-PCR (3x24jam) atau RT-Antigen (1x24jam). Kemudian untuk penumpang usia 12 – 17 tahun, minimal sudah mendapatkan vaksin dosis pertama, menunjukkan RT-PCR (3x24jam) atau RT-Antigen (1x24jam). Sementara untuk usia dibawah 12 tahun, wajib menunjukkan RT-PCR (3x24jam) atau RT-Antigen (1x24jam), dan didampingi orang tua.

Untuk KA Lokal, penumpang usia diatas 12 tahun minimal sudah vaksin dosis pertama, sementara penumpang usia dibawah 12 tahun harus didampingi orang tua.

“Selain ketentuan tersebut, pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celcius,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif.

Kemudian, pelanggan diwajibkan untuk menggunakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut. Pelanggan juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

“KAI juga telah mengintegrasikan aplikasi Peduli Lindungi dengan sistem boarding KAI. Integrasi ini terwujud melalui kerjasama antara KAI dan Kementerian Kesehatan dengan tujuan untuk mempermudah pelanggan, memperlancar proses pemeriksaan dokumen, dan menghindari pemalsuan dokumen,” imbuhnya.

KAI sendiri menyediakan 11 stasiun yang melayani Rapid Test Antigen di stasiun, diantaranya : Stasiun Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Bojonegoro, Babat, Kepanjen, Wonokromo, dan Lamongan. Dengan tarif Rp45.000, layanan Rapid Test Antigen di stasiun dapat membantu masyarakat dalam memenuhi persyaratan bepergian menggunakan Kereta Api Jarak Jauh di masa pandemi Covid-19. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.