Banjir Lahar Semeru, Tanggul di Sumberlangsep Lumajang Jebol,
SR, Lumajang – Banjir lahar hujan Gunung Semeru, kembali menerjang aliran Sungai Regoyo di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (1/3/2026).
Banjir dengan amplitudo maksimal 40 milimeter ini menyebabkan tanggul di Dusun Sumberlangsep jebol sepanjang 5 meter. Akibatnya, banjir lahar kembali masuk ke permukiman warga di Dusun Sumberlangsep yang sebelumnya sempat menimbun belasan rumah warga.
Beruntung, masih ada satu tanggul lagi yang dapat menahan banjir. Sehingga, air dan material yang dibawa tidak terlalu besar. Meski begitu, satu-satunya tanggul yang masih bertahan itu saat ini kondisinya kritis. Dari tinggi 4 meter, kini sudah terkikis dan hanya tersisa setengah meter. Selain itu, kondisinya juga sudah rawan jebol.
Suryadi, warga Sumberlangsep mengatakan, saat banjir datang, tanggul masih kuat menahan debit air dan material yang terbawa. Namun, tidak berselang lama, tiba-tiba, tanggul jebol dan air masuk ke permukiman warga. “Awalnya tidak jebol, tapi setelah material menumpuk disini (tanggul) akhirnya jebol,” kata Suryadi di Jugosari, Minggu (1/3/2026).
Kata Suryadi, apabila tidak tanggul tidak segera diperbaiki, banjir mendatang dipastikan akan masuk ke permukiman lagi. “Kalau tanggulnya tidak diperbaiki ya banjir sekali lagi habis sudah kampung Sumberlangsep ini,” lanjutnya.
Asmat, warga Jugosari lainnya mengatakan, warga tetap memilih bertahan di kampungnya meskipun berulang kali menghadapi bahaya saat banjir lahar menerjang. “Warga bertahan karena ya memang kerjanya disini, yang diinginkan bukan relokasi, tapi diperbaiki saja tanggulnya,” ujar Asmat. (*/red)
Tags: banjir lahar, lumajang, Semeru, superradio.id, Tanggul Jebol
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





