Babinsa Evakuasi Warga Lansia Terjebak Banjir di Sumenep
SR, Sumenep – Aksi heroik ditunjukkan anggota Koramil 0827/01 Kota, saat membantu evakuasi seoramg warga yang terjebak banjir di Dusun Temor Lorong, Desa Kebunagung, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Selasa (13/5/2025).
Seorang warga harus dievakuasi karena rumahnya terendam banjir akibat luapan air sungai dampak hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumenep.
Kondisi air yang cukup tinggi hingga mencapai dada orang dewasa membuat evakuasi tidak bisa dilakukan secara biasa. Anggota TNI AD memilih untuk menggendongnya.
“Yang utama adalah keselamatan warga. Saat saya lihat kondisi air terus naik, saya langsung memutuskan untuk menggendong agar bisa segera keluar dari rumah,” ujar Babinsa Serma Choirul.
Langkah cepat yang dilakukan Serma Choirul tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga menunjukkan pentingnya kehadiran aparat di tengah situasi darurat.
Evakuasi tersebut juga menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana, terutama saat musim hujan tiba.
Serma Choirul mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi banjir dan segera melaporkan ke aparat jika ada warga yang membutuhkan pertolongan. “Kami dari Koramil selalu siap membantu masyarakat. Jangan ragu untuk meminta bantuan jika kondisi mulai mengkhawatirkan,” tambahnya.
Aksi tanggap darurat seperti ini mencerminkan peran penting TNI dalam mendampingi dan melindungi masyarakat, terutama dalam situasi darurat.
Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Sumenep memicu banjir di berbagai wilayah. Sejumlah permukiman penduduk dan fasilitas umum terdampak cukup serius akibat meluapnya aliran sungai.
Di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, air sungai meluap hingga merendam rumah-rumah warga di kedua sisi bantaran. Hariri, warga setempat, mengungkapkan bahwa banjir kali ini jauh lebih luas dibandingkan sebelumnya. “Biasanya hanya sisi barat yang kebanjiran. Sekarang sisi timur juga ikut terdampak,” ujar warga setempat, Hariri.
Banjir juga merendam lantai dasar RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep. Air sempat masuk ke sejumlah ruang perawatan, memaksa keluarga pasien membersihkan genangan secara mandiri.
Syafiuddin, warga Manding yang tengah menjaga anaknya di rumah sakit tersebut, mengatakan bahwa ruang rawat sudah tergenang cukup lama tanpa penanganan berarti dari pihak rumah sakit. “Keluarga pasien harus turun tangan sendiri untuk membersihkan air,” ungkapnya.
Kondisi serupa dialami Asik Efendi yang juga sibuk menguras air di ruang bawah paviliun rumah sakit. Ia mengaku tidak ada pilihan lain selain menangani sendiri banjir yang masuk ke ruang tempat keluarganya dirawat.
Genangan air juga menyebabkan gangguan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama kota, termasuk di sekitar Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep dan jalur provinsi di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep. (*/rri/red)
Tags: Babinsa, banjir, menolong, sumenep, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





