Antusias Membludak, Pertunjukan Wayang Gagrak Porongan akan Tambah Lokasi
SR, Sidoarjo – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Tirto Adi wacanakan penambahan lokasi pertunjukan Wayang Gagrak Porongan pada 2025.
Hal tersebut tercetus usai dirinya menghadiri gelaran Wayang Gagrak Porongan di Desa Wilayut Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Sabtu (13/7/2024) malam. Di gelaran kelima itu, tampak animo yang luar biasa. Tenda tempat acara pun dipenuhi oleh penonton segala usia.
“Ternyata warga desa Wilayut itu kelihatan sekali guyub rukun, antusiasnya luar biasa. Dari lima penampilan baru disini yg berhasil mendatangkan para siswa dari sekolah-sekolah,” ujarnya saat memberi sambutan.
Hal tersebut membuatnya kagum. Menurutnya semangat warga menunjukan betapa cintanya mereka ke tradisi dan budaya lokal.
Untuk itu, pihaknya akan menambahkan lokasi pagelaran tersebut. Jika saat ini berjumlah 12 tempat, tahun depan akan ditambah menjadi 18 lokasi pertunjukan.
“Melihat ini, tahun depan kita perbanyak lagi minimal 18 gelaran satu kecamatan kita adakan satu,” ujarnya.
Terlebih, lanjut Tirto, wayang gagrak masuk dalam 10 objek pemajuan kebudayaan yang sedang mereka kembangkan.
Yakni tradisi lisan, manuskrip, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, dan sebagainya. “Pagelaran ini merupakan ide yang diinisiasi oleh pimpinan daerah, ketemu dengan aliansi dalang wayang kulit Gagrak Porongan dan disepakati, muncullah program ini,” ungkapnya.
Pihaknya pun mengajak masyarakat untuk turut andil mengembangkan budaya lokal. “Salah satunya manuskrip, biasanya ada di masjid tua ada kaitan jaman dahulu yang biasanya naskahnya sudah sangat lama, kalau ada yg mengetahui bisa kontak kami, kita kembangkan bersama,” jelasnya.

Remaja Cinta Budaya
Mendengar hal tersebut, warga sekitar langsung bersorak sorai, salah satunya Tania Citra Sari (20). Ia yang datang bersama ibu dan adiknya itu mengaku antusias dengan pagelaran wayang.
Meski masih di usia muda, dirinya tak lupa dengan tradisi lokal dan sangat menyukai lagu-lagu jawa.
“Suka hiburan campursari. Suka karena seru dan bagus juga. Setuju juga kalo ditambah lokasinya karena ini buat mewariskan budaya kita juga biar kedepannya gak luntur,” ucapnya.
Sekadar informasi, pagelaran Wayang Gagrak merupakan kegiatan yang dilakukan pertama kali di Kabupaten Sidoarjo. Gelaran yang dimulai sejak 7 Juni 2023 itu selanjutnya berlangsung giliran di 12 kecamatan se-Sidoarjo dengan semangat melestarikan budaya. (hk/red)
Tags: sidoarjo, superradio.id, tirto adi, wayang gagrak Porongan
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





