44 Persen Tiket Kereta Api Lebaran di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Yovie Wicaksono - 19 April 2022
Suasana di Stasiun Gubeng, Senin (18/4/2022). Foto : (Super Radio/Hamidiah Kurnia)

SR, Surabaya – Mendekati hari raya Idulfitri, tiket kereta api mulai diburu oleh masyarakat. PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat, hingga 16 April 2022 sebanyak 44 persen atau 229.742 tiket terjual dari total 516.350 tiket yang disiapkan.

Dari jumlah tersebut, Kereta Api (KA) tujuan Jakarta, Banyuwangi, dan Jember dengan tanggal keberangkatan 6-8 Mei 2022 masih menjadi favorit masyarakat.

“Dominasi masih di arus balik, KA Airlangga dengan tujuan Surabaya Pasar Senen, dan KA Sri Tanjung dengan tujuan Jember, Banyuwangi dan KA Argo Wilis dengan tujuan Bandung,” kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Lukman Arif, Senin (18/4/2022).

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihaknya berkoordinasi dengan TNI/Polri, satgas Covid-19, dan menyiagakan sejumlah petugas tambahan di beberapa stasiun keberangkatan utama.

“Nanti di hari libur kan kantor administrasi tutup, jadi kami terjunkan petugas administrasi ke stasiun pemberangkatan utama, seperti Stasiun Gubeng dan Stasiun Pasar Turi, dengan tugas menertibkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya kembali mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan sesuai SE Kementerian Perhubungan Nomor 39 tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan di Masa Pandemi.

“Perhatian terhadap pelaksanaan prokes ini menjadi fokus kami. Kami akan menerapkan bahwa yang boleh naik kereta adalah yang benar-benar penumpang yang sesuai syarat yang ditentukan pemerintah,” jelasnya.

Guna memudahkan masyarakat, KAI Daop 8 Surabaya juga menyiapkan 11 lokasi tes antigen dengan tarif Rp 35 ribu di beberapa stasiun. Seperti, di Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Pasar Turi.

Jika setelah melakukan tes ternyata hasilnya positif Covid-19, maka penumpang bisa mengajukan refund atau pengembalian dana sebesar 100 persen melalui aplikasi KAI Access.

“Prosedurnya harus melalui aplikasi untuk menghindari kontak fisik,” jelasnya. (hk/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.