Virus PMK Merebak, Pemkab Kediri Tutup Pasar Hewan

Yovie Wicaksono - 29 May 2022

SR, Kediri – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri melalui Dinas Peternakan terpaksa harus menutup sejumlah pasar hewan  di wilayahnya lantaran adanya  penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang kian hari semakin merebak. Penutupan ini pun dilakukan mulai Sabtu (28/5/2022).

“Penutupan pasar hewan sudah disosialisasikan. Kalau saya tidak salah mulai tanggal 28 Mei 2022 ditutup pasaran. Karena hari ini suspect PMK sudah mencapai angka 227 kasus. Artinya sudah banyak sapi kita yang terinfeksi,” kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Diakuinya keputusan ini memang sangat dilematis dan dirasa berat. Tetapi jika hal ini tidak segera dilakukan, ia merasa khawatir pada awal bulan Juli disaat momentum Iduladha akan terjadi lonjakan penularan PMK pada sapi.

“Sementara pasar desa yang kita tutup seperti Purwokerto yang ada di Ngadiluwih kemungkinan kita tutup kalau terjadi rawan penyebaran virus PMK,” ujarnya.

Sementara itu, adapun beberapa wilayah kecamatan yang teridentifikasi ditemukan virus PMK diantaranya di Kecamatan Kandangan, Kepung, Puncu, Kayen Kidul, Ngadiluwih, Kandat, Ngasem dan Kecamatan Grogol. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.