Kota Kediri Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran

Rudy Hartono - 23 April 2026
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat menerima penghargaan dari  Setara Institute di Jakarta, Rabu (23/4/2026). (sumber: antara)

SR, Kediri – Kota Kediri, Jawa Timur (Jatim), masuk 10 besar Kota Paling Toleran di Indonesia menurut Setara Institute berdasarkan penilaian Indeks Kota Toleran (IKT) 2025.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati pada Kamis (23/4/2026) mengemukakan Kota Kediri konsisten menjaga toleransi. Hal itu dilihat dari Indeks Kota Toleran tahun 2025 ini dimana Kota Kediri berada di peringkat ke-8 dengan skor 5,792. Di tahun sebelumnya pada 2024 juga menduduki peringkat ke-8.

“Konsistensi ini menunjukkan bahwa fondasi toleransi di Kota Kediri relatif stabil dan mampu bertahan di tengah dinamika sosial yang semakin berkembang,” katanya dalam keterangan yang diterima di Kediri.

Ia menambahkan stabilitas peringkat tersebut mengindikasikan adanya kesinambungan komitmen politik dan birokrasi dalam menjaga iklim keberagaman yang kondusif. Selain itu kepemimpinan politik dan birokrasi di Kota Kediri telah berada pada visi yang sama dalam pemajuan toleransi, melalui penegasan komitmen pemerintah kota dalam menjaga kerukunan dan toleransi lewat dialog bersama.

Pihaknya memberikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan berbagai pihak sehingga Kota Kediri menjadi kota yang toleran.

“Dengan adanya penghargaan Indeks Kota Toleran kita bisa sama-sama belajar dan mengetahui bahwa Indonesia ini kaya, baik kaya akan budaya dan agama, sehingga kita bisa belajar dari satu kota ke kota lain mengenai toleransi,” ujar dia.

Mbak Wali, sapaan akrabnya, juga menambahkan wilayah Kota Kediri tidak luas, dengan jumlah penduduk sekitar 300 ribu jiwa. Namun Kota Kediri kaya akan budaya dan keberagaman agama. Bahkan Kota Kediri bisa dikatakan sebagai Kota Santri karena banyaknya pondok pesantren yang tersebar di wilayah Kediri.

“Alhamdulillah, setiap kegiatan keagamaan seluruh unsur agama ini selalu hadir lengkap. Hal ini menunjukkan kuatnya kebersamaan yang kami miliki,” ungkapnya.

Ia menambahkan peran FKUB Kota Kediri selama ini juga luar biasa dalam menjaga toleransi di tengah masyarakat.

Menurut dia, capaian peringkat 8 ini juga menjadi hadiah bagi seluruh masyarakat Kota Kediri atas hasil kerja keras bersama.

Ia berharap ke depan seluruh pihak bisa bersama-sama menjaga Kota Kediri untuk tetap menjadi kota yang toleran.

“Kami berharap dapat terus meningkatkan capaian ini, bahkan meraih peringkat pertama, tentunya melalui berbagai inovasi yang akan terus kami kembangkan,” kata Mbak Wali.

Penghargaan tersebut diterima oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menerima penghargaan tersebut dalam peresmian dan penghargaan Indeks Kota Toleran 2025, Rabu (22/4) di Jakarta. (*/ant/red)

 

Tags: , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.