Turunnya Harga Jual Kambing, Picu Daya Beli Masyarakat

Yovie Wicaksono - 11 August 2019
Peternakan Kambing. Foto : (Super Radio/Gayuh Satria)

SR, Kediri – Turunnya harga jual hewan kurban jenis kambing di pasaran saat ini, memicu meningkatnya daya beli masyarakat terutama di wilayah Kota Kediri, Jawa Timur.

Harga kambing jenis jawa yang sudah memenuhi persyaratan untuk disembelih dapat diganti mahar dengan harga Rp1,6 juta. Sementara untuk jenis kambing super berperawakan besar dibanderol Rp6,5 juta.

Tingginya daya beli masyarakat terhadap hewan kurban tahun ini, dirasakan salah satu pedagang bernama SaipulĀ  Mukson (48). Pria yang memiliki lapak hewan kurban di Jalan Penanggungan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri ini mengaku, jika jumlah pembeli tahun ini meningkat kisaran 20 persen bila dibandingkan tahun lalu.

“Harganya lebih murah, yang kedua banyak yang minat buat kurban tahun ini. Yang ketiga harga dibawah standar,” ujarnya pada Minggu (11/8/2019).

Mukson menambahkan, kambing yang ia jual kebanyakan jenis jawa silangan jenis PX. Kambing itu ia beli langsung dari peternak di wilayah Dampit, Malang Selatan, dengan alasan kualitas rendemennya lebih bagus, kambingnya tidak mudah stress dan harganya murah.

“Rendemen itu mutu dagingnya lebih bagus, selama ini dari daerah Dampit Malang itu lebih murah daripada lainnya selisih banyak,” ujar warga Kelurahan Lirboyo ini.

Meski kini sedang ngetren penjualan hewan kurban via online, bagi Mukson hal ini bukanlah masalah karena setiap harinya hewan kurban yang ia jual selalu laku 5 sampai 6 ekor kambing.

“Saya jualnya langsung secara terbuka, nggak bisa kayak online. Kalau saya ya semuanya cari untung, ya monggo aja. Memang biasanya online mungkin gak punya lahan atau lapak di pinggir jalan,” imbuhnya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.