Turki Masuki Masa Normal, 177 WNI Dipulangkan

Yovie Wicaksono - 10 June 2020
KBRI Ankara Bekerjasama dengan Maskapai Singapore Airlines (SQ), Memulangkan 177 WNI ke Tanah Air. Foto (Istimewa)

SR, Istanbul – Seiring Turki memasuki masa normal pada 1 Juni 2020, Perwakilan RI di Turki – KBRI Ankara dan KJRI Istanbul, melakukan repatriasi mandiri WNI dari Turki. Totalnya adalah 135 WNI sebagai pekerja spa yang tidak diperpanjang kontrak, 14 pekerja rumah tangga, 12 mahasiswa yang sudah berakhir studinya,  7 orang jamaah tabligh serta 9 orang pelancong yang terjebak penutupan akses penerbangan internasional.

Berdasarkan daerah asalnya, terbanyak dari Bali (131 orang), Jawa Barat (18 orang), Banten (6), Jawa Timur(6), DKI Jakarta (4), NTB(4) dan sisanya dari berbagai di Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi.

Dalam rombongan tersebut terdapat 2 orang WNI yang sakit berat, 1 orang pekerja rumah tangga dan 1 orang mahasiswa, yang telah diijinkan oleh rumah sakit untuk diterbangkan dan dilanjutkan perawatannya di Indonesia. Sebelum terbang, para WNI tersebut telah menjalani tes PCR Covid-19 dan dinyatakan negatif.

Repatriasi yang dilakukan atas kerjasama KBRI Ankara dengan maskapai Singapore Airlines (SQ) ini,  berangkat dari Bandara Internasional Istanbul pada 10 Juni 2020 waktu setempat dini hari dan tiba di Bandara Soekano-Hatta pada hari yang sama pukul 18.30 WIB dengan nomor penerbangan SQ 966.

Duta Besar RI untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal, dan Konsul Jenderal RI di Istanbul, Imam  melepas secara resmi rombongan WNI tersebut di Bandara Istanbul.

Dalam pelepasannya Duta Besar Iqbal menyampaikan terima kasih kepada seluruh WNI atas kerjasama, solidaritas dan kepatuhannya terhadap himbauan Perwakilan RI selama 3 bulan terakhir. Dubes Iqbal juga menegaskan kembali komitmen perlindungan oleh pemerintah bagi semua WNI.

“Selama 3 bulan terakhir, teman-teman sudah menyaksikan sendiri bahwa tidak seorangpun WNI yang akan ditinggalkan oleh Pemerintah, dimanapun dan dalam keadaan apapun. Negara selalu hadir. Selamat kembali ke kampung halaman dan salam buat keluarga di rumah”, ujar Dubes Iqbal yang bersama Konjen Imam As’ari melepas rombongan di kabin pesawat.

Perwakilan RI di Turki – KBRI Ankara dan KJRI Istanbul, Melakukan Repatriasi Mandiri WNI dari Turki. Total 177 WNI Dipulangkan, (Foto : Istimewa)

Sekedar informasi, selama kurun waktu 3 bulan, KBRI Ankara dan KJRI Istanbul telah menyalurkan sekitar 2.842 WNI bantuan langsung. Bantuan diberikan dalam bentuk bantuan logistik (1.683 orang), bantuan finansial (107 orang), bantuan keimigrasian dan kekonsuleran (1.010 orang), bantuan penanganan WNI sakit Covid-19 maupun non Covid-19 (16 orang) maupun bantuan pemulangan (26 orang).

“Terima kasih. Dari awal sekali saya sudah dibantu bapak-bapak di KBRI dan KJRI. Kita dikirimi bahan makanan, dibantu telpon majikan supaya semua gaji dibayar, dibantu supaya ijin tinggal yang sudah lewat tidak didenda sampai dibantu pemulangan. Senang sekali saya”, tutur Ketut Firda Yani, pekerja spa yang belum genap setahun bekerja di salah satu hotel di daerah wisata Kapadokia.

Setibanya di Indonesia, para WNI yang berprofesi sebagai pekerja migran akan langsung ditangani dan difasilitasi oleh BP2MI untuk pemulangan ke daerah asal. BP2MI juga akan memfasilitasi pengobatan lebih lanjut bagi pekerja migran yang sakit. Sementara itu, Kemlu akan memberikan bantuan yang dibutuhkan bagi WNI non pekerja migran.

Terdapat sekitar 4.500 WNI yang menetap di Turki. Sebanyak 2.700 orang adalah pelajar dan mahasiswa, sekitar 1.500 adalah pekerja spa dan sisanya adalah para ekspatriat dan mereka yang menikah dengan warga setempat. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.