Cegah Banjir, Pemkot Surabaya akan Inventarisir Bangunan Diatas Saluran

Yovie Wicaksono - 6 April 2022

SR, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menginventarisir sejumlah bangunan diatas saluran  untuk mengambil langkah pencegahan banjir. 

Sejumlah bangunan permanen diketahui sebagai penyebab saluran tersumbat karena air tidak bisa mengalir sehingga berdampak banjir pada saat hujan deras. Diantaranya di wilayah Kupang Segunting, Kecamatan Tegalsari, sejumlah bangunan yang menutupi saluran air tidak luput dari pandangan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji yang turun langsung ke lokasi, Selasa (5/4/2022).

Dirinya menyebutkan, Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020, tepatnya pasal 22 ayat 1 dijelaskan bahwa setiap orang atau badan hukum atau perkumpulan dilarang mengotori dan merusak drainase, jalur hijau, dan fasilitas umum lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Armuji menjumpai pemilik bangunan diatas saluran dan melakukan pendekatan humanis agar tidak membangun permanen dan dengan kesadaran bisa mengembalikan fungsi saluran kambali.

“Ini kalau bangunannya permanen saat hujan deras jalannya air akan terhambat masuk ke saluran besar. Ayo Pak dikembalikan ke fungsinya semula,” ujar Armuji didampingi Camat dan Lurah setempat.

Selain itu, ia juga meminta agar secara berkala saluran sepanjang Kupang Segunting dilakukan pengerukan sehingga jalannya air dari Tegalsari dapat lancar untuk selanjutnya dipompa ke Kalimas.

“Beberapa hari lalu hujan deras, terjadi genangan di sejumlah wilayah. Sebelum musim hujan juga sudah kita lakukan pengerukan sedimentasi saluran-saluran hingga optimalisasi mesin pompa,” kata Armuji.

“Kami minta untuk di inventarisir seluruh bangunan yang berdiri diatas sungai, saat rampung nanti kita ambil langkah tegas dan terukur,” sambungnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.